Kalurahan Condongcatur Perkuat Tata Kelola APBKal Lewat Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa
Kalurahan Condongcatur Perkuat Tata Kelola APBKal Lewat Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa--Ist
SLEMAN, INFOWAW.ID – Pemerintah Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kalurahan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Wacana Loka, Kantor Kalurahan Condongcatur, Rabu (21/10/2026), ini merupakan salah satu langkah pemerintah kalurahan dalam mendukung pelaksanaan Reformasi Kalurahan Tahun 2026.
Melalui kegiatan tersebut, aparatur kalurahan dibekali pemahaman mengenai pengadaan barang dan jasa, mulai dari penyusunan rencana kegiatan, pelaksanaan pekerjaan, pengawasan, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan (APBKal).
Bimtek menghadirkan Ratnaningsih, S.E., selaku Analis Kebijakan Ahli Muda sekaligus Ketua Tim Kerja Keuangan Kalurahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman, serta Budi Sukiswo, S.T., CPSp., selaku Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Madya pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman.
BACA JUGA:TP PKK Lampung Tengah Agendakan Posyandu 6 SPM di Enam Titik, Ini Jadwalnya
Hadir sebagai peserta perwakilan Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal), pamong dan staf kalurahan, perwakilan dukuh, tim pengadaan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (LPMKal), Karang Taruna, serta pendamping desa.
Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Condongcatur, Budi Arto, S.IP., M.AP., menyampaikan bahwa penguatan kemampuan aparatur perlu dilakukan agar setiap kegiatan yang menggunakan anggaran kalurahan dapat berjalan sesuai aturan.
Ia menilai pemahaman mengenai tata cara pengadaan barang dan jasa penting dimiliki seluruh pelaksana kegiatan. Terlebih, proses pengadaan berkaitan langsung dengan penggunaan anggaran pemerintah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
"Saya berharap melalui pembinaan ini, seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi, bertanya, dan memperdalam pemahaman terhadap persoalan yang dihadapi dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa," ujar Budi.
Budi Arto berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang untuk mencari penyelesaian atas berbagai kendala yang dihadapi aparatur dalam menjalankan kegiatan pembangunan.
Menurutnya, pengadaan barang dan jasa yang dilaksanakan dengan baik akan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan dan hasil pembangunan di lingkungan kalurahan.
"Kita jadikan kegiatan ini sebagai upaya bersama untuk memperkuat tata kelola pemerintahan kalurahan yang baik, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," tegasnya.
BACA JUGA:SMSI Lampung Minta Komitmen Bersama Berantas Korupsi, Soroti Transparansi Anggaran
Pengelolaan APBKal Harus Tertib Administrasi
- Tag
- Share
-