Ziarah ke TMP Kusumanegara, Hasto Wardoyo Teladani Perjuangan Pahlawan

Kamis 11-06-2026,14:00 WIB
Reporter : Faqih
Editor : Alvin Septian

YOGYAKARTA, INFOWAW.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemerintah Kota Yogyakarta, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama jajaran pemerintah kota melaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenang jasa para pahlawan sekaligus meneguhkan semangat pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Ziarah diikuti oleh para asisten Pemerintah Kota Yogyakarta serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan diawali dengan upacara penghormatan dan dilanjutkan dengan tabur bunga di sejumlah makam tokoh nasional dan pejuang bangsa yang dimakamkan di TMP Kusumanegara.

Dalam kesempatan tersebut, Hasto menegaskan pentingnya menjaga semangat untuk tidak melupakan sejarah sebagai landasan dalam menjalankan kepemimpinan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan melupakan sejarah, karena kita memimpin dan berjuang harus selalu belajar kepada para pendahulu. Dengan mengenang dan mempelajari kembali rekam jejak mereka, kita dapat mengambil pelajaran berharga dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan,” ujar Hasto.

Menurutnya, para pendahulu bangsa telah meninggalkan banyak teladan, pesan, dan nilai perjuangan yang relevan untuk dijadikan pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan saat ini.

BACA JUGA:Pameran Foto Mozaik Jogja Asri Jadi Media Publikasi Capaian Pembangunan Pemkot Yogyakarta

“Melalui ziarah ini, kami ingin menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang dan memberikan teladan bagi generasi penerus. Kami juga bertekad untuk melanjutkan semangat perjuangan mereka dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan penghormatan dan tabur bunga di makam sejumlah tokoh penting, di antaranya Jenderal Besar Sudirman beserta istrinya Siti Alifah, Menteri Supeno, mantan Wali Kota Yogyakarta Soegiharto, Pahlawan Revolusi Brigjen Anumerta Katamso, Kolonel Infanteri Anumerta Sugiyono, serta Komarudin yang turut berjuang dalam Agresi Militer Belanda II pada 1948–1949.

Hasto secara khusus menyampaikan penghormatan kepada Jenderal Besar Sudirman yang dinilainya sebagai figur teladan bagi generasi masa kini. Semangat perjuangan, ketulusan, dan keikhlasan Panglima Besar TNI tersebut dinilai tetap relevan untuk dijadikan inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada mantan Wali Kota Yogyakarta Soegiharto yang dianggap memiliki kontribusi besar dalam pembangunan Kota Yogyakarta. Menurut Hasto, Soegiharto tidak hanya dikenal sebagai pejuang bangsa dan prajurit TNI, tetapi juga sebagai pemimpin daerah yang meletakkan fondasi penting bagi perkembangan kota.

BACA JUGA:JUNIVERSE 2026 di Jogja City Mall, Pengunjung Bisa Nikmati Expo, Seni hingga Turnamen Game

“Beliau tidak hanya mengabdikan diri sebagai seorang prajurit, tetapi juga memberikan kontribusi besar saat memimpin pemerintahan daerah. Banyak dasar-dasar pembangunan kota yang beliau letakkan dan terus kita lanjutkan hingga saat ini,” ungkapnya.

Usai berziarah di TMP Kusumanegara, Hasto melanjutkan kegiatan dengan berziarah ke makam Prof. Dr. Sardjito, tokoh nasional yang dikenal memiliki jasa besar dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Sebagai seorang dokter, Hasto mengaku terinspirasi oleh dedikasi dan karya Prof. Sardjito yang dinilai memberikan kontribusi penting bagi kemajuan dunia kesehatan Indonesia.

“Beliau meletakkan dasar berdirinya Rumah Sakit Sardjito dan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Dedikasi dan karya beliau menjadi teladan bagi kami untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Melalui kegiatan ziarah tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta berharap nilai-nilai perjuangan, keteladanan, dan pengabdian yang diwariskan para pahlawan dapat terus menjadi inspirasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat. (Faqih).

Kategori :