4 Tuntutan Ibu Berisik dalam Demo di Yogyakarta, Soroti Ekonomi hingga Intimidasi
4 Tuntutan Ibu Berisik dalam Demo di Yogyakarta, Soroti Ekonomi hingga Intimidasi--Ist
Persoalan ekonomi juga menjadi hal yang disoroti Siti dalam aksi tersebut. Ia menilai kenaikan harga kebutuhan pokok semakin terasa berat bagi masyarakat karena tidak dibarengi dengan peningkatan penghasilan.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat warga harus bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, pendapatan yang diterima tidak mengalami kenaikan sebanding dengan harga barang.
Ia berharap pemerintah tidak hanya memperhatikan kebijakan ekonomi secara umum, tetapi juga melihat langsung dampaknya terhadap kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup.
"Sebagai rakyat ini kan tenang memikirkan kehidupan sehari-hari, ora usah wedi lek pamane ra iso mangan karena harga-harga melambung dan penghasilan kita tetap sama saja, enggak ikut melambung. Susah dong," ungkapnya.
Aksi unjuk rasa di Titik Nol Kilometer Yogyakarta tersebut mulai berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB. Sebelum kegiatan dimulai, para peserta sudah berdatangan ke lokasi sejak pukul 15.30 WIB.
Rangkaian aksi kemudian ditutup dengan menyanyikan sejumlah lagu dan doa bersama.
Siti berharap pemerintah tidak sekadar menerima aspirasi yang disampaikan, tetapi juga mengambil langkah nyata untuk menindaklanjuti empat tuntutan tersebut. Ia ingin persoalan yang sama tidak terus berulang hingga masyarakat harus kembali menggelar demonstrasi.
"Semoga dipenuhi, semoga dilaksanakan. Jadi kami enggak perlu sampai turun ke jalan lagi," pungkasnya. (Faqih).
- Tag
- Share
-