Lewat Jumat Keliling, Kapolda DIY Ajak Warga Perkuat Silaturahmi dan Kerukunan

Lewat Jumat Keliling, Kapolda DIY Ajak Warga Perkuat Silaturahmi dan Kerukunan

Lewat Jumat Keliling, Kapolda DIY Ajak Warga Perkuat Silaturahmi dan Kerukunan--Ist

Melalui kegiatan keagamaan yang berlangsung langsung di tengah lingkungan warga, jajaran kepolisian memiliki kesempatan untuk menjalin silaturahmi sekaligus mengetahui persoalan yang berkembang di masyarakat.

Kehadiran sejumlah pejabat utama Polda DIY di lokasi berbeda juga diharapkan dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk berinteraksi dengan kepolisian.

BACA JUGA:Pemkab Lampung Tengah Dorong Perusahaan Pahami Aturan Ketenagakerjaan dan Hak Pekerja

Silaturahmi Jadi Sarana Memperkuat Sinergi dan Kepercayaan Masyarakat

Kegiatan Jumat Keliling di Sanggrahan turut memperlihatkan pentingnya hubungan antara kepolisian, pemerintah wilayah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga kondisi lingkungan.

Kehadiran Panewu Depok Rakhmat Harinawan, S.Sos., M.Si., Plt. Lurah Condongcatur Budi Arto, S.IP., M.AP., serta Dukuh Sanggrahan Suparman menjadi bagian dari keterlibatan unsur pemerintah setempat dalam kegiatan tersebut.

Sinergi antara kepolisian dan pemerintah wilayah diperlukan untuk menghadapi berbagai persoalan sosial, menjaga keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.

Begitu pula dengan keterlibatan pengurus takmir masjid, tokoh agama, pengurus RT dan RW, serta warga yang selama ini memiliki peran dalam kehidupan masyarakat.

Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, berbagai aspirasi dan persoalan di lingkungan warga dapat menjadi perhatian bersama untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing pihak.

Kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Ikhlas Sanggrahan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama Kapolda DIY, jajaran kepolisian, unsur pemerintah wilayah, pengurus takmir, tokoh agama, serta perwakilan masyarakat.

Pertemuan tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa kedekatan antara kepolisian dan masyarakat dapat dibangun melalui kegiatan yang sederhana, tetapi memiliki manfaat bagi hubungan sosial kedua pihak.

BACA JUGA:Tenaga Kerja Jasa Konstruksi Padat Karya di Sleman Terima Santunan Kematian Rp74 Juta

Lokasi Masjid Al Ikhlas yang hanya berjarak beberapa langkah dari kompleks Markas Polda DIY memang membuat kepolisian dan warga Sanggrahan bertetangga secara langsung.

Namun, hubungan yang dekat tentu tidak cukup hanya dilihat dari letak geografis. Komunikasi yang terbuka, sikap saling menghormati, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat juga diperlukan agar hubungan tersebut tetap terjaga.

Pesan mikul dhuwur, mendhem jero yang disampaikan Irjen Pol Langgeng Purnomo, S.I.K., M.H., filosofi ing ngarsa sung tuladha yang diangkat Prof. Dr. Ir. Bambang Hadi Sutrisno, DAA., hingga kebersamaan menikmati nasi bungkus menjadi bagian dari cerita Jumat Keliling di Sanggrahan.

Tag
Share
Berita Lainnya