FKUB Kota Metro Dorong Pendidikan Agama yang Moderat dan Berwawasan Kebangsaan
FKUB Kota Metro Dorong Pendidikan Agama yang Moderat dan Berwawasan Kebangsaan--Ist
METRO, INFOWAW.ID – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Metro mengajak para orang tua agar lebih selektif dalam memilih sekolah, madrasah, maupun pondok pesantren bagi putra-putrinya.
Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter sekaligus mencegah penyebaran paham radikalisme di kalangan generasi muda.
Ketua FKUB Kota Metro, Dr. Sujino, mengatakan keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak. Oleh karena itu, orang tua tidak hanya perlu memperhatikan kualitas akademik lembaga pendidikan, tetapi juga memastikan sekolah atau pondok pesantren memiliki legalitas yang jelas, rekam jejak yang baik, serta mengajarkan nilai-nilai keagamaan yang moderat dan berwawasan kebangsaan.
"Memilih sekolah dan pondok pesantren bukan semata-mata mempertimbangkan kualitas akademik, tetapi juga memastikan lembaga tersebut mampu membentuk generasi yang berakidah lurus, berakhlak mulia, menghargai keberagaman, serta memiliki komitmen yang kuat terhadap Pancasila dan NKRI," ujar Sujino.
BACA JUGA:Tompian Jopi Pasaribu Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Lombok Tengah
Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang religius, toleran, dan cinta tanah air.
Karena itu, sinergi antara keluarga dan lembaga pendidikan harus terus diperkuat agar anak memperoleh pendidikan yang seimbang antara pemahaman keagamaan dan nilai-nilai kebangsaan.
Sementara itu, Wakil Ketua FKUB Kota Metro, Syahro, M.Ag., menegaskan bahwa pendidikan agama harus menjadi sarana menanamkan nilai-nilai Islam rahmatan lil 'alamin, memperkuat moderasi beragama, serta menjaga kerukunan antarumat beragama dan persatuan bangsa.
"Orang tua harus cermat dalam memilih lembaga pendidikan. Pastikan kurikulum, tenaga pendidik, sistem pembinaan, serta legalitasnya jelas sehingga anak memperoleh pendidikan yang benar dan tidak mudah terpapar paham yang bertentangan dengan nilai-nilai agama maupun kebangsaan," katanya di Kantor Kementerian Agama Kota Metro, Selasa (21/7/2026).
Syahro menjelaskan, perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menuntut orang tua lebih aktif mengawasi proses pendidikan anak.
Menurutnya, penguatan peran keluarga menjadi faktor penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan ajaran agama, Pancasila, dan semangat kebangsaan.
BACA JUGA:Kapanewon Depok Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik di Condongcatur
FKUB Kota Metro menilai sekolah, madrasah, dan pondok pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, religius, serta memiliki integritas kebangsaan.
Oleh sebab itu, kolaborasi antara keluarga, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan pemerintah perlu terus diperkuat guna membangun generasi yang cerdas, toleran, serta mampu menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Guswir)
- Tag
- Share
-