Sayembara Puisi Nasional FSY 2026 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 21 Agustus
Sayembara Puisi Nasional FSY 2026 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 21 Agustus--Ist
YOGYAKARTA, INFOWAW.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta resmi membuka rangkaian Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026 dengan meluncurkan Sayembara Puisi Nasional. Kompetisi yang terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) tersebut menjadi agenda pembuka festival sekaligus upaya memperkuat ekosistem sastra nasional.
Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, mengatakan Festival Sastra Yogyakarta tahun ini mengusung tema "Laku", yang merupakan kelanjutan dari rangkaian tema festival sejak 2022, yakni Mulih, Sila, Siyaga, dan Rampak.
Menurut Yetti, tema Laku dimaknai sebagai penghayatan hidup yang dijalani dengan kesadaran dan pengabdian. Tema tersebut sekaligus menjadi semangat untuk menjaga keberlangsungan ekosistem sastra melalui pertemuan antara penulis, pembaca, dan masyarakat.
"Melalui tema Laku, kami ingin menegaskan bahwa sastra bukan hanya menjadi ruang ekspresi dan refleksi budaya, tetapi juga memiliki daya hidup bagi ekosistem sastra serta para pelakunya," kata Yetti, Selasa (21/7/2026).
BACA JUGA:Dosen UM Metro Tekankan Pentingnya Administrasi Akademik bagi Mahasiswa
Sayembara Puisi Nasional FSY 2026 mengangkat tema bebas dan terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa batasan profesi maupun latar belakang. Setiap peserta diperbolehkan mengirimkan maksimal tiga puisi orisinal yang belum pernah dipublikasikan maupun diikutsertakan dalam perlombaan lain.
Panitia menetapkan karya yang dikirim tidak boleh mengandung unsur yang mendiskreditkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Seluruh naskah, surat pernyataan keaslian karya, serta biodata peserta wajib diunggah melalui formulir daring yang telah disediakan panitia.
Panitia menyediakan hadiah dengan total jutaan rupiah. Juara pertama akan menerima hadiah sebesar Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, dan juara ketiga Rp1 juta. Selain itu, dua karya terpilih sebagai Puisi Favorit masing-masing memperoleh hadiah Rp250 ribu.
Proses penjurian akan dilakukan oleh tiga sastrawan, yakni An Ismanto, Hasta Indriyana, dan Nur Wahida Idris.
Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta juga memastikan karya-karya yang lolos seleksi akan diterbitkan dalam bentuk antologi puisi untuk kepentingan nonkomersial. Adapun hak cipta dan hak ekonomi atas karya tetap menjadi milik masing-masing penulis.
Pendaftaran dan pengiriman karya dibuka hingga 21 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi @festivalsastrayk dan @dinaskebudayaankotajogja, serta layanan WhatsApp panitia di nomor 0822-2036-0509 yang hanya melayani pesan. (Faqih).
- Tag
- Share
-