Bintang Cahaya Sinema Kembangkan Film Baru dari Drama hingga Aksi, Target Rilis Bertahap hingga 2027

Bintang Cahaya Sinema Kembangkan Film Baru dari Drama hingga Aksi, Target Rilis Bertahap hingga 2027

Bintang Cahaya Sinema Kembangkan Film Baru dari Drama hingga Aksi, Target Rilis Bertahap hingga 2027--Ist

YOGYAKARTA, INFOWAW.ID — Rumah produksi Bintang Cahaya Sinema (BCS) terus memperkuat kiprahnya di industri perfilman nasional dengan menyiapkan sejumlah proyek film baru hingga tahun 2027. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan penonton melalui produksi film lintas genre.

Produser BCS, Rizka Shakira, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan karya-karya dengan ragam cerita, mulai dari drama hingga aksi, guna menjawab kebutuhan pasar yang semakin beragam.

“Bintang Cahaya Sinema memproduksi film dengan berbagai genre agar dapat menjangkau penonton lebih luas dan dinikmati oleh berbagai kalangan,” ujar Rizka, saat dihubungi, Rabu (18/3/2026).

Sebelumnya, BCS telah merilis film Women from Rote Island yang menjadi debut mereka di industri film. Karya tersebut mendapat respons positif di tingkat internasional dengan meraih puluhan penghargaan dari berbagai festival film, baik di dalam maupun luar negeri.

BACA JUGA:Arus Mudik Lebaran 2026 di Yogyakarta Meningkat, Kapolri Apresiasi Kesiapan Layanan di Stasiun Tugu

Keberhasilan tersebut menjadi pijakan bagi BCS untuk terus mengembangkan proyek-proyek baru. Dalam waktu dekat, rumah produksi ini akan menggarap sejumlah film, di antaranya “Panggung Terlarang” yang ditulis dan disutradarai oleh Bani, serta “Alas Bubrah” karya BW Purba yang juga bertindak sebagai penulis dan sutradara.

Selain itu, BCS tengah menyiapkan film drama keluarga berjudul “Aku Harap Ibu Kembali” yang ditulis dan disutradarai oleh Kenny Gulardi. Film ini mengangkat kisah relasi emosional antara seorang ibu dan lima anaknya.

Tak hanya fokus pada drama, BCS juga mengembangkan film bergenre aksi melalui proyek “Petarung” yang ditulis oleh Anggoro.

Untuk jangka menengah, BCS telah merancang sejumlah proyek film yang akan diproduksi pada 2027, di antaranya “Broken Home” karya Evelyn serta “Cingcowong” yang ditulis oleh Vidya.

Dengan deretan proyek tersebut, BCS menargetkan dapat berkontribusi dalam memperkaya ekosistem perfilman nasional sekaligus menghadirkan alternatif tontonan berkualitas bagi masyarakat Indonesia. (Faqih).

Tag
Share
Berita Lainnya