BACA JUGA:Wali Murid Korban Daycare Little Aresha Minta Sidang Konsisten, Begini Harapannya di PN Yogyakarta
Perwakilan Panewu Kalasan, Sidi Nugroho, mengapresiasi keterlibatan warga sekaligus dukungan yang diberikan IDM melalui program rumah layak huni.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua warga masyarakat yang sudah bekerja sama, bahu-membahu demi terwujudnya rumah layak huni ini,” kata Sidi.
Ia berharap program serupa dapat terus dilanjutkan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Perubahan kondisi rumah tersebut dirasakan langsung oleh Kroniah. Ia mengaku kini dapat menempati hunian yang jauh lebih layak dibandingkan sebelumnya.
Selain bangunan yang lebih kokoh, keberadaan kamar tidur dan kamar mandi menjadi perubahan yang paling dirasakan keluarganya.
“Dulu kondisi rumah saya masih sederhana, sekarang sudah jauh lebih baik, lebih nyaman, dan lebih aman untuk ditempati. Saya juga senang karena sekarang sudah punya kamar dan kamar mandi. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga,” ucap Kroniah.
BACA JUGA:Wali Murid Korban Daycare Little Aresha Minta Sidang Konsisten, Begini Harapannya di PN Yogyakarta
Febrina menambahkan, keberadaan destinasi wisata tidak dapat dipisahkan dari masyarakat yang tumbuh dan hidup di sekitarnya.
Karena itu, pengembangan destinasi menurut dia perlu berjalan seiring dengan upaya menciptakan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Ia menilai momentum kemerdekaan juga dapat dimaknai sebagai kesempatan untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi warga.
“Di Hari Kemerdekaan ini, Ibu Kroniah juga diberikan kemerdekaan untuk hidup yang lebih baik lagi, yang lebih layak lagi,” tutur Febrina.
Menurut Febrina, rumah milik Kroniah menjadi rumah layak huni ke-56 yang telah diwujudkan melalui program perusahaan.
BACA JUGA:Kronologi Penusukan Lison di Register 45 Mesuji, Pelaku Kabur Usai Beraksi
Program RLH Telah Menjangkau 56 Rumah
Program Rumah Layak Huni menjadi salah satu bentuk pelaksanaan TJSL InJourney Destination Management yang menyasar masyarakat kurang mampu di sekitar kawasan destinasi.