Peduli Warga Sekitar Destinasi, InJourney Bangun Rumah Layak Huni di Kalasan Sleman

Jumat 21-08-2026,10:10 WIB
Reporter : Faqih
Editor : Alvin Septian

SLEMAN, INFOWAW.ID – Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi InJourney Destination Management (IDM) untuk memperkuat kontribusinya kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan destinasi wisata.

Salah satunya diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) bagi Kroniah, warga Dusun Grembulgede, Desa Selomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rumah tersebut diresmikan pada Senin (17/8/2026) oleh Direktur Utama InJourney Destination Management, Febrina Intan, bersama jajaran direksi.

Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI yang membawa semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

Febrina mengatakan, keberadaan perusahaan di kawasan destinasi tidak semestinya hanya berfokus pada pengelolaan objek wisata. Menurutnya, masyarakat yang tinggal di sekitar destinasi juga harus ikut merasakan manfaat dari aktivitas pariwisata.

“Keberadaan kami di sini tidak hanya sekadar mengelola sebuah destinasi, tapi yang terpenting adalah bagaimana keberadaan TWC itu dapat memberikan manfaat terutama bagi masyarakat di sekitar, baik manfaat sosial maupun manfaat ekonomi,” ujar Febrina.

BACA JUGA:Gandeng 50 Lebih Travel Agent, INNSiDE by Meliá Yogyakarta Perkuat Kolaborasi Pariwisata

Dari Rumah Berdinding Bambu Menjadi Hunian Permanen

Sebelum mendapat bantuan, rumah Kroniah masih berupa bangunan nonpermanen dengan ukuran sekitar 6 x 7 meter.

Dindingnya terbuat dari anyaman bambu atau gedhek, lantainya masih berupa plester sederhana, sementara sebagian genteng sudah dalam kondisi lapuk.

Rumah itu juga belum memiliki kamar tidur serta kamar mandi yang memadai untuk menunjang kebutuhan penghuninya sehari-hari.

Melalui program RLH, kondisi rumah tersebut kemudian diperbaiki secara menyeluruh. Bangunan yang sebelumnya sederhana kini telah menjadi hunian permanen dengan fasilitas yang lebih lengkap.

Rumah Kroniah saat ini sudah menggunakan lantai keramik serta dilengkapi dua kamar tidur, kamar mandi, ruang keluarga dan dapur bersih.

Perbaikan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih aman dan sehat bagi Kroniah dan keluarganya.

Proses pembangunan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Dalam pengerjaannya, masyarakat sekitar turut terlibat dan bergotong royong membantu penyelesaian rumah tersebut.

Kategori :