BACA JUGA:Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra Turun Langsung Sapa Warga, Bagikan Sembako Jelang HUT RI
“Laboratorium bukan tempat gagahan. Laboratorium adalah tempat melakukan penelitian yang mendalam terhadap suatu objek,” tegas Nazaruddin.
Menurutnya, kemajuan ilmu pengetahuan selalu bertumpu pada tradisi riset, konsentrasi, dan proses intelektual yang kuat. Karena itu, keberadaan laboratorium harus diikuti peningkatan produktivitas penelitian dan lahirnya temuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Rektor UIN Jurai Siwo Lampung Prof. Dr. Ida Umami mengatakan pengukuhan lima guru besar menjadi bagian penting dari penguatan kapasitas akademik institusi dalam fase baru setelah transformasi menjadi UIN.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Menteri Agama, pemerintah daerah, mitra perguruan tinggi, serta seluruh pihak yang mendukung pengembangan UIN Jurai Siwo Lampung.
Selain pengukuhan guru besar dan peresmian laboratorium, rangkaian kegiatan juga menjadi momentum untuk memperkenalkan arah pengembangan UIN Jurai Siwo Lampung sebagai perguruan tinggi yang mengintegrasikan keilmuan, riset, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.
Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai pengukuhan lima guru besar merupakan pencapaian akademik yang mencerminkan dedikasi, integritas, serta kontribusi para akademisi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat.
“Pengukuhan ini merupakan pencapaian akademik tertinggi yang mencerminkan dedikasi, integritas, dan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujar Bambang.
BACA JUGA:Porwanas 2027 Digelar di Lampung, PWI Siapkan Tim Futsal untuk Rebut Gelar Juara
Ia berharap sinergi antara UIN Jurai Siwo Lampung, Kementerian Agama, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian pengukuhan lima guru besar, transformasi kelembagaan menjadi UIN, serta peresmian Laboratorium Terintegrasi menjadi momentum penting bagi UIN Jurai Siwo Lampung untuk memasuki fase pengembangan berikutnya. Tantangannya bukan hanya menjaga capaian kelembagaan, tetapi memastikan peningkatan kapasitas akademik diterjemahkan menjadi produktivitas riset, kualitas lulusan, penguatan karakter, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. (Guswir)