"Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja yang tidak memiliki kemampuan berenang, agar tidak mandi atau bermain di sungai yang berarus deras. Keselamatan haus menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak kembali terulang," pungkasnya.
Diketahui, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu kedua korban bersama lima rekannya sedang berkemah di tepi Sungai Way Sekampung. Ketika mandi, dua rekan mereka yang berada di atas rakit bambu terseret arus. Faris dan Agam berusaha memberikan pertolongan, namun justru ikut hanyut. Dua rekan lainnya berhasil diselamatkan, sementara Faris dan Agam dinyatakan hilang hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian.