Cuaca Ekstrem Awal Tahun, Lampung Siaga Potensi Banjir

Selasa 27-01-2026,10:17 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

JAKARTA, INFOWAW.ID - Curah hujan dengan intensitas tinggi masih melanda sejumlah wilayah Indonesia di awal 2026. Hujan berdurasi panjang meningkatkan risiko banjir dan mengganggu aktivitas masyarakat di berbagai daerah.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan lebat hingga ekstrem berpotensi terjadi pada 24 Januari 2026, dengan status Waspada, Siaga, hingga Awas. Wilayah terdampak mencakup Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Yogyakarta, Bali, Sumatra, Bengkulu, Sulawesi, Maluku, Papua, NTB, dan NTT.

Dengan curah hujan tinggi, peningkatan debit sungai menjadi salah satu faktor utama penyebab banjir. 

Head of PR, Marcomm, and Event Asuransi Astra Laurentius Iwan Pranoto mengatakan pentingnya langkah antisipatif sejak dini.

BACA JUGA:Mulai 25 Januari, KAI Buka Tiket Mudik Lebaran 2026 Secara Bertahap

“Di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda, kewaspadaan, kepedulian, dan kebersamaan menjadi perlindungan yang berharga. Dengan mempersiapkan diri sejak dini dan mengikuti imbauan pemerintah, risiko banjir dapat diminimalkan,” ujar Iwan, di Jakarta, Sabtu, 24 Januari 2026.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengambil risiko saat banjir terjadi, termasuk dalam penanganan kendaraan yang terendam. 

Jika kendaraan terlanjur terendam banjir, mesin tidak disarankan untuk dinyalakan dan pemilik diminta segera menghubungi layanan darurat dan pihak asuransi sebelum melakukan perbaikan.

"Pemilik kendaraan disarankan memastikan asuransi Garda Oto telah dilengkapi perluasan jaminan banjir,"pungkasnya.

BACA JUGA:Pengerukan Jalan Sukadamai Lampung Selatan, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Dalam kondisi darurat, layanan bantuan dapat diakses melalui aplikasi myGarda, telepon 1500 112, atau WhatsApp 08950 1 500 112. Garda Oto dari Asuransi Astra juga menyediakan kemudahan pembelian, perpanjangan polis, dan klaim secara online maupun langsung di kantor layanan.

Diketahui dalam beberapa hari terakhir cuaca buruk juga menggangu pelaran kapal di selat sunda (Merak-Bakauheni), beberapa rekaman amatir beredar di sejumlah platform media sosial tentang ganasnya ombak saat kapal berlayar, hingga sampai terjadi kerusakan pada kendaraan di dalam kapal.

Kategori :