Polda Lampung Diminta Tindak Tegas Dugaan Rekrutmen Honorer Fiktif di Metro
Polda Lampung Diminta Tindak Tegas Dugaan Rekrutmen Honorer Fiktif di Metro--Ist
INFOWAW.ID – Aktivis Lampung, Rosim Nyerupa, mendesak penyidik Subdit III Tipidkor Polda Lampung untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan rekrutmen tenaga honorer fiktif di lingkungan Pemerintah Kota Metro.
Rosim menilai proses penanganan perkara tersebut sudah berjalan cukup lama, sehingga aparat penegak hukum diharapkan segera mengambil langkah tegas dengan menetapkan pihak yang bertanggung jawab sebagai tersangka.
“Kasus ini sudah menjadi perhatian publik. Kami mendesak penyidik Subdit III Tipidkor Polda Lampung segera menetapkan tersangka agar ada kepastian hukum,” ujar Rosim kepada media, Senin, 9 Maret 2026.
Menurutnya, dugaan adanya honorer fiktif telah menimbulkan kerugian keuangan negara dan mencederai kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan daerah.
Rosim juga menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara transparan dan profesional agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.
BACA JUGA:Tiket Kereta Lebaran dari Yogyakarta Sudah Terjual 295 Ribu di Hari ke-19 Ramadan
“Jika memang sudah ada hasil audit dan alat bukti yang cukup, maka penetapan tersangka harus segera dilakukan. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum,” tegasnya.
Rosim pun menyatakan akan melakukan aksi demo ke Polda Lampung dan Pemkab Lamteng untuk menuntut penetapan tersangka dalam kasus dugaan rekrutmen tenaga honorer fiktif di Kota Metro.
"Karena ini bulan puasa, jadi kita tunggu sampai habis Lebaran. Kalau pihak kepolisian juga tidak menetapkan tersangkanya, kita akan gelar aksi demo ke Polda Lampung," tegas Rosim.
Diketahui, kasus dugaan rekrutmen tenaga honorer fiktif di lingkungan Pemerintah Kota Metro sebelumnya mencuat setelah adanya temuan dalam proses audit yang mengindikasikan adanya tenaga honorer yang diduga tidak pernah bekerja namun tetap menerima gaji.
BACA JUGA:Tabligh Akbar di Masjid Soko Tunggal Yogyakarta Hadirkan Penceramah Asal Gaza
Hingga saat ini, penyidik Polda Lampung masih melakukan pendalaman dan pengumpulan alat bukti terkait kasus tersebut. Sementara sejumlah pihak yang diduga mengetahui aliran anggaran juga telah dimintai keterangan oleh penyidik.
Sehingga aktivis dan masyarakat Lampunh berharap agar proses hukum dapat berjalan secara terbuka dan tuntas, sehingga pihak-pihak yang terbukti terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara dalam kasus rekrutmen tenaga honorer fiktif di Kota Metro diduga melibatkan Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Tengah, Welly Adiwantra, yang sebelumnya menjabat Kepala BKPSDM Kota Metro. (Heru Kriswoko)
- Tag
- Share
-