Donny Irawan Minta HPN Jadi Ajang Persatuan, Bukan Adu Gengsi Antarorganisasi Pers

Donny Irawan Minta HPN Jadi Ajang Persatuan, Bukan Adu Gengsi Antarorganisasi Pers

Donny Irawan Minta HPN Jadi Ajang Persatuan, Bukan Adu Gengsi Antarorganisasi Pers--Ist

Menurutnya, siapa pun yang ditunjuk sebagai pelaksana teknis kegiatan bukanlah persoalan utama. Hal yang jauh lebih penting adalah terbangunnya kebersamaan, rasa memiliki, dan kesetaraan di antara seluruh organisasi pers.

"Dewan Pers merupakan rumah besar kita bersama. Sudah selayaknya Dewan Pers menjadi pilot atau pengarah utama agar seluruh organisasi konstituen dapat berjalan bersama. Jangan sampai momentum HPN justru menjadi sumber perbedaan dan polemik yang berkepanjangan," ungkapnya.

Ia mengingatkan bahwa tantangan dunia pers ke depan semakin berat, mulai dari persoalan independensi media, kesejahteraan wartawan, keberlangsungan perusahaan pers, hingga perkembangan teknologi digital.

Oleh sebab itu, energi insan pers sebaiknya diarahkan untuk memperkuat profesionalisme dan menjaga kemerdekaan pers, bukan dihabiskan dalam perdebatan mengenai siapa yang paling berhak menyelenggarakan HPN.

BACA JUGA:Bupati Pringsewu Lantik 101 CPNS Jadi PNS, ASN Diminta Profesional dan Berintegritas

Kondisi Ekonomi Sedang Berat, HPN Tidak Perlu Dirayakan Secara Mewah

Dalam kesempatan tersebut, Donny juga menyoroti kondisi perekonomian nasional yang menurutnya perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan bentuk peringatan HPN mendatang.

Ia menilai pemerintah pusat maupun pemerintah daerah saat ini menghadapi berbagai tekanan dan keterbatasan fiskal, sementara kebutuhan anggaran untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat masih sangat besar.

Karena itu, Donny menyarankan agar peringatan Hari Pers Nasional tidak perlu diselenggarakan secara besar-besaran dengan kegiatan seremonial yang membutuhkan anggaran tinggi.

"Melihat kondisi ekonomi bangsa kita saat ini, rasanya kurang tepat apabila HPN harus dirayakan secara mewah dan menghabiskan anggaran besar. Pemerintah pusat dan daerah juga sedang menghadapi keterbatasan keuangan. Kita sebagai insan pers harus memiliki kepekaan sosial terhadap keadaan tersebut," katanya.

Menurut Donny, insan pers seharusnya dapat memberikan contoh dalam menerapkan prinsip efisiensi dan kesederhanaan, terutama ketika masyarakat dan pemerintah sedang menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

"Jangan sampai kita sebagai insan pers yang setiap hari memberitakan kesulitan ekonomi masyarakat, justru menggelar kegiatan besar dengan biaya tinggi. Kita harus mampu menunjukkan empati dan kepedulian terhadap kondisi bangsa," tambahnya.

BACA JUGA:Zulkifli Hasan Siap Buka Rakernas III PJS, Pers Siber Diajak Kawal Kedaulatan Pangan

Usulkan HPN Dirayakan di Masing-Masing Daerah dengan Doa Bersama dan Tumpengan

Sebagai alternatif, Donny mengusulkan agar peringatan Hari Pers Nasional dilaksanakan secara sederhana dan serentak di masing-masing provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Tag
Share
Berita Lainnya