Kenalkan Jajanan Tradisional, SPS Asparagus II Sleman Sulap Ruang Kelas Jadi Pasar Mini

Kenalkan Jajanan Tradisional, SPS Asparagus II Sleman Sulap Ruang Kelas Jadi Pasar Mini

Kenalkan Jajanan Tradisional, SPS Asparagus II Sleman Sulap Ruang Kelas Jadi Pasar Mini--Ist

Dengan melihat langsung aneka makanan yang dijajakan, anak-anak dapat mengetahui bahwa bahan pangan dari tanaman bisa diolah menjadi berbagai hidangan tradisional yang memiliki cita rasa dan bentuk berbeda.

Anak Belajar Menjadi Penjual dan Pembeli

Hal menarik dari Pasar Tiban ini adalah kesempatan bagi setiap anak untuk mencoba dua peran sekaligus, yakni sebagai penjual dan pembeli.

Dengan bantuan guru dan orang tua, mereka belajar menawarkan dagangan, menyapa pembeli, menyebutkan harga, serta melakukan pembayaran. Ada pula pengalaman sederhana ketika anak harus menunggu giliran atau menentukan jajanan yang ingin dibeli.

Meski terlihat seperti permainan, aktivitas tersebut menjadi cara menyenangkan untuk mengenalkan dasar-dasar kewirausahaan. Anak-anak berlatih berkomunikasi, berani berinteraksi, dan memahami penggunaan uang dalam kehidupan sehari-hari.

Pengalaman berjualan juga melatih rasa percaya diri dan kemandirian. Sementara saat menjadi pembeli, mereka belajar menyampaikan keinginan, memilih makanan, dan bersabar ketika harus mengantre.

Keseruan Pasar Tiban tidak hanya dirasakan oleh anak-anak. Para orang tua turut ambil bagian dalam mempersiapkan kegiatan, mulai dari menyediakan jajanan tradisional, menyiapkan kemasan, hingga menghias lapak agar terlihat menarik.

Beragam kreasi stan dengan nuansa budaya Jawa membuat suasana pasar semakin terasa. Kehadiran orang tua pun bukan sekadar sebagai pendamping, melainkan ikut terlibat dalam proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah.

Kerja sama tersebut memperlihatkan bagaimana dukungan keluarga dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari anak. Sekolah dan orang tua memiliki peran bersama dalam menciptakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus memberikan nilai pendidikan.

BACA JUGA:Pemuda Soropadan Hidupkan Lagi Jatilan Kudho Satrio Setelah 11 Tahun Vakum

Mengenalkan Jajanan Tradisional kepada Generasi Muda

Di tengah banyaknya pilihan makanan modern, mengenalkan jajanan tradisional kepada anak-anak menjadi salah satu cara menjaga kedekatan mereka dengan budaya sendiri.

Makanan seperti klepon, cenil, lopis, apem, dan lemet singkong bukan hanya memiliki cita rasa khas, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan kuliner yang telah dikenal masyarakat secara turun-temurun.

Melalui Pasar Tiban, anak-anak dapat melihat langsung berbagai jenis makanan tersebut. Mereka juga mengenal bahan pangan lokal yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.

Untuk menambah kemeriahan acara, panitia turut mengadakan perlombaan dalam dua kategori, yaitu Jajanan Tradisional Terenak dan Lapak Jualan Terkreatif. Penilaian ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas serta kekompakan para wali murid yang ikut menyukseskan kegiatan.

Tag
Share
Berita Lainnya