Yogyakarta Perluas Pasar Industri Pernikahan Lewat Jogja Destination Wedding Fair 2026

 Yogyakarta Perluas Pasar Industri Pernikahan Lewat Jogja Destination Wedding Fair 2026

Yogyakarta Perluas Pasar Industri Pernikahan Lewat Jogja Destination Wedding Fair 2026--Ist

BACA JUGA:10 Pejabat Eselon II di Pemkab Lampung Utara Resmi Dilantik

JCM Berpeluang Gelar Empat Wedding Expo pada 2027

Sementara itu, General Manager Jogja City Mall, Beny Sastra Wijaya, melihat penyelenggaraan pameran pernikahan masih memiliki prospek yang baik. Hal ini terlihat dari antusiasme vendor maupun konsumen terhadap kegiatan tersebut.

Beny menyebut jumlah agenda wedding expo di Jogja City Mall berpeluang bertambah pada tahun depan. Jika sebelumnya pameran pernikahan umumnya digelar dua kali dalam setahun, pada 2027 jumlahnya berpotensi meningkat menjadi empat kali.

Meski peluang penambahan agenda terbuka, Beny mengingatkan bahwa kualitas penyelenggaraan harus tetap diperhatikan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pemilihan vendor yang mengikuti pameran.

“Peserta pameran harus benar-benar dikurasi sehingga setiap customer yang bekerja sama dengan mereka bisa dilayani dengan sebaik-baiknya,” kata Beny.

Menurutnya, kurasi peserta penting dilakukan agar calon pengantin mendapatkan pilihan vendor yang dapat dipercaya dan mampu memberikan pelayanan sesuai kebutuhan.

Karena itu, peningkatan jumlah pameran tidak semata-mata diarahkan untuk memperbanyak kegiatan, tetapi juga harus diikuti dengan upaya menjaga kualitas layanan kepada konsumen.

BACA JUGA:Subuh Keliling di Mesuji, Kapolres Ajak Warga Cegah Bullying hingga Laporkan Gangguan Kamtibmas

Perkuat Daya Tarik Yogyakarta sebagai Destinasi Pernikahan

Melalui Jogja Destination Wedding Fair 2026, pelaku industri berharap Yogyakarta semakin dikenal sebagai salah satu pilihan bagi pasangan yang ingin menggelar pernikahan di luar daerah asal mereka.

Pilihan venue yang beragam, layanan kuliner, serta kekayaan budaya lokal menjadi potensi yang dapat ditawarkan untuk menarik calon pengantin dari berbagai wilayah Indonesia.

Konsep destination wedding juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara pengelola hotel, tempat pernikahan, penyedia makanan, hingga vendor pendukung lainnya.

Jika pasar ini terus berkembang, manfaatnya diharapkan tidak hanya dirasakan pelaku industri pernikahan, tetapi juga sektor pariwisata, perhotelan, dan usaha lokal yang berkaitan dengan penyelenggaraan acara.

Jogja Destination Wedding Fair 2026 sekaligus menjadi ruang bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan layanan mereka secara bersama-sama, memperluas jaringan bisnis, dan menjangkau calon pengantin dari luar Yogyakarta.

Tag
Share
Berita Lainnya