Tanamkan Demokrasi Sejak Dini, Bawaslu Yogyakarta Ajak Siswa Hargai Perbedaan
Tanamkan Demokrasi Sejak Dini, Bawaslu Yogyakarta Ajak Siswa Hargai Perbedaan--Ist
Selain memahami mekanisme pemilihan, siswa perlu menyadari bahwa setiap orang memiliki hak yang sama untuk menentukan pilihan tanpa tekanan dari pihak lain.
Pembelajaran tersebut dapat dimulai dari lingkungan terdekat, seperti pemilihan pengurus organisasi sekolah, musyawarah kelas, maupun pengambilan keputusan dalam kegiatan bersama.
Dari pengalaman sederhana itulah siswa dapat mengenal pentingnya kejujuran, keterbukaan, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati dalam kehidupan demokratis.
BACA JUGA:Tanwir HW I Digelar di Lampung, Hizbul Wathan Fokus Perkuat Karakter Generasi Muda
Melalui kegiatan “Suara Demokrasi”, Bawaslu Kota Yogyakarta mendorong agar pendidikan demokrasi terus menjadi bagian dari proses pembentukan karakter siswa, bukan sekadar materi yang dipelajari ketika membahas pemilihan umum.
Harapannya, para siswa kelak tumbuh menjadi warga negara yang memahami hak dan kewajibannya, aktif berpartisipasi, serta mampu menyikapi perbedaan secara dewasa.
Sebab, belajar demokrasi bukan hanya tentang siapa yang dipilih atau siapa yang akhirnya terpilih. Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana setiap orang dapat menerima perbedaan, menghormati keputusan bersama, dan tetap menjaga persatuan meskipun memiliki pilihan yang tidak sama. (*).
- Tag
- Share
-