79 Pelajar SMA-SMK Yogyakarta Dibekali Pendidikan Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif

79 Pelajar SMA-SMK Yogyakarta Dibekali Pendidikan Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif

79 Pelajar SMA-SMK Yogyakarta Dibekali Pendidikan Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif--Ist

Jantan menegaskan bahwa pengawasan demokrasi bukan sekadar mencari kesalahan seseorang, tetapi memastikan setiap proses berjalan sesuai prinsip kejujuran, keadilan, dan keterbukaan.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi diskusi yang melibatkan peserta dari berbagai sekolah. Sejumlah isu yang dibahas antara lain potensi kampanye hitam dalam Pemilos, penyebaran informasi yang belum terverifikasi, serta pentingnya menjaga netralitas pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan demokrasi sekolah.

BACA JUGA:57 Penyintas Kanker Anak Berkumpul di Borobudur, Bangun Semangat Setelah Sembuh

Melalui pelaksanaan ToT ini, Bawaslu Kota Yogyakarta berharap para peserta dapat menjadi penggerak demokrasi di sekolah masing-masing. Para pelajar diharapkan mampu menyebarkan pemahaman demokrasi, membangun budaya kritis, serta ikut menjaga kualitas proses demokrasi sejak lingkungan pendidikan.

Program pendidikan demokrasi ini menjadi salah satu langkah untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya memahami demokrasi sebagai proses pemilihan, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari. (Faqih).

Tag
Share
Berita Lainnya