Rayakan HUT ke-270, Kota Yogyakarta Siapkan WJNC 2026 dengan Pawai Budaya 14 Kemantren
Rayakan HUT ke-270, Kota Yogyakarta Siapkan WJNC 2026 dengan Pawai Budaya 14 Kemantren--Ist
Konsep tersebut sejalan dengan filosofi "Otentik Konkret" yang diusung Pemkot Yogyakarta. Filosofi itu menjadi arah agar identitas dan kekhasan Kota Yogyakarta tidak berhenti sebagai simbol, tetapi diterjemahkan dalam kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Potensi yang digelar menggambarkan kekuatan masyarakat. Jadi, autentik dan konkret," kata Lucia.
BACA JUGA:RSUD Ratu Tara Mesuji Resmi Terakreditasi hingga 2030, Target Berikutnya Bisa Layani Pasien BPJS
Pawai Budaya Perhatikan Pengelolaan Sampah
Selain mengangkat budaya dan ekonomi kreatif, aspek lingkungan juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan pawai 14 kemantren.
Pemkot Yogyakarta akan mendorong penerapan pengelolaan sampah serta konsep daur ulang dalam kegiatan tersebut. Dengan demikian, rangkaian HUT Kota Yogyakarta diharapkan tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
"Sampah kalau kita kelola dengan baik, itu akan menjadi berkah," tutur Lucia.
Melalui WJNC 2026 dan rangkaian HUT ke-270, Pemkot Yogyakarta ingin menegaskan bahwa kekuatan kota tidak hanya bersumber dari pemerintah. Masyarakat, komunitas, dan potensi lokal yang berkembang di setiap wilayah juga menjadi bagian penting dalam membangun identitas Kota Yogyakarta.
WJNC 2026 sekaligus diharapkan menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk merayakan ulang tahun Kota Yogyakarta sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya dan potensi lokal kepada masyarakat luas maupun wisatawan. (Faqih).
- Tag
- Share
-