Satu Desa Satu Sarjana STEM, Langkah Pemprov Lampung Cetak Inovator Lokal dari Pelosok Desa
Satu Desa Satu Sarjana STEM, Langkah Pemprov Lampung Cetak Inovator Lokal dari Pelosok Desa--Ist
"Jangka panjangnya adalah IPM kita akan bisa tumbuh merangkak naik persentasenya, walaupun memang tidak semuanya dari unsur pendidikan, namun unsur pendidikan memegang peranan yang sangat penting," lanjutnya.
BACA JUGA:Terungkap! Jejak Ponsel Korban Antar Polisi ke ARS, Terduga Pelaku Pencurian di Pringsewu
2. Memperkuat Karakter: Kolaborasi Strategis untuk Mencetak Generasi Qur’ani
Namun, Gubernur Mirza meyakini bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan seiring dengan kecerdasan spiritual. Sosok pemimpin yang ideal adalah mereka yang menguasai Iptek dan kokoh Imtaq-nya. Oleh karena itu, Pemprov Lampung bersinergi erat dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung untuk merealisasikan “Program Satu Desa Satu Hafiz Qur’an”.
Melalui program ini, Pemprov dan Baznas memberikan beasiswa khusus bagi para generasi muda desa untuk menjadi penghafal Al-Qur’an. Ini adalah upaya membangun peradaban dari hulu. Gubernur Mirza ingin memastikan bahwa desa-desa di Lampung tidak hanya melahirkan para insinyur dan ilmuwan, tetapi juga para penghafal Al-Qur’an yang akan menjadi penjaga moral bangsa.
“Di tangan para penghafal Al-Qur’an dan para sarjana STEM inilah masa depan Lampung dan Indonesia dipertaruhkan. Kita membangun manusia yang tidak hanya cerdas secara nalar, tetapi juga tangguh hatinya. Mereka akan kembali ke desanya untuk membawa keberkahan dan kemajuan,” ujar Gubernur Mirza.
BACA JUGA:Bantu Jaga Kamtibmas, Warga Abung Timur Serahkan Senjata Api Rakitan ke Polisi
Persepsi Baru: Lampung Rumah bagi Generasi Emas
Melalui dua pilar utama ini, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal sedang membangun sebuah ekosistem pembangunan yang inklusif dan holistik. Ini adalah wujud nyata dari good governance yang berpihak pada kepentingan rakyat kecil. Provinsi Lampung kini memiliki alasan kuat untuk optimis: masa depan mereka sedang disiapkan, bukan hanya dengan perbaikan jalan berupa cor beton dan gedung-gedung, tetapi dengan otak yang cerdas dan jiwa yang bersih.
Pemprov Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, akademisi, hingga tokoh agama, untuk mengawal dan mensukseskan program ini. Karena membangun SDM bukan hanya tugas pemerintah, melainkan ikhtiar bersama menuju Lampung menjadi Provinsi yang Maju. (PemprovLampung)
- Tag
- Share
-