Semarak HUT ke-81 RI, InJourney Gelar Promo dan Lomba Agustusan di Destinasi Wisata

Semarak HUT ke-81 RI, InJourney Gelar Promo dan Lomba Agustusan di Destinasi Wisata

Semarak HUT ke-81 RI, InJourney Gelar Promo dan Lomba Agustusan di Destinasi Wisata--Ist

Parade budaya tersebut melibatkan museum dan anjungan daerah dengan menampilkan pakaian adat, musik tradisional, tari daerah, serta beragam atraksi khas Nusantara.

Sejumlah pertunjukan juga dijadwalkan berlangsung di Panggung Budaya TMII. Pertunjukan Sangkuriang digelar pada 15 Agustus, dilanjutkan Kecak Glow in the Dark pada 16 Agustus dan Shinta Obong pada 17 Agustus 2026.

Selama tiga hari, kawasan TMII akan dihiasi 681 bendera Merah Putih. Upacara Bendera pada 17 Agustus juga digelar sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan bangsa.

TMII turut menghadirkan TMII Hirux, lomba estafet beregu yang terinspirasi konsep Hyrox dengan sentuhan permainan rakyat Indonesia. Setiap tim beranggotakan empat peserta yang akan berlari secara estafet melewati lima stasiun tantangan.

BACA JUGA:Grand Diamond Hotel Yogyakarta Perkuat Konsep Spiritual Tourism Lewat Pengajian Akbar

Jadikan Destinasi sebagai Ruang Perjumpaan dengan Budaya

Febrina berharap masyarakat dapat merayakan Hari Kemerdekaan dengan cara yang lebih bermakna, salah satunya dengan menjelajahi jejak peradaban bangsa sekaligus menghidupkan kembali nilai kebersamaan.

Menurutnya, destinasi heritage merupakan ruang hidup yang menyimpan perjalanan panjang peradaban Indonesia. Peringatan kemerdekaan menjadi momentum untuk kembali merefleksikan nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu.

“Ini adalah bukti nyata bahwa bangsa ini lahir dari jiwa yang berdaulat, tatanan yang adil, dan peradaban yang makmur. Di Hari Kemerdekaan ini, mari kembali menyalakan optimisme. Karena kehebatan masa depan Indonesia ada di dalam DNA kita,” jelas Febrina.

Melalui rangkaian tersebut, IDM juga ingin menjadikan destinasi wisata sebagai ruang perjumpaan masyarakat dengan budaya, ruang kolaborasi komunitas, sekaligus ruang pemberdayaan bagi pelaku ekonomi lokal.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman kemerdekaan yang lebih bermakna. Tidak hanya menikmati keindahan destinasi, tetapi juga menghidupkan semangat gotong royong, kebersamaan, olahraga, kreativitas, hingga peningkatan kapasitas masyarakat,” katanya.

Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen IDM untuk menghadirkan destinasi yang hidup, inklusif, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (Faqih).

Tag
Share
Berita Lainnya