Harga Sembako Merangkak Naik, Pedagang Pasar Kopindo Metro Tahan Harga Jual

Harga Sembako Merangkak Naik, Pedagang Pasar Kopindo Metro Tahan Harga Jual

Harga Sembako Merangkak Naik, Pedagang Pasar Kopindo Metro Tahan Harga Jual--Ist

METRO, INFOWAW.ID — Kenaikan harga sejumlah bahan pokok masih dirasakan para pedagang sembako di Pasar Kopindo, Kota Metro. Salah satu pedagang, Ari (30), mengungkapkan bahwa lonjakan harga paling signifikan terjadi pada komoditas berbahan dasar tepung serta minyak goreng kemasan, Senin (04/05).

“Yang lumayan naik signifikan itu tepung-tepungan, seperti tepung terigu, tepung beras, sama tepung ketan. Selain itu minyak goreng kemasan juga naik,” ujar Ari saat ditemui di lapaknya.

Menurutnya, harga tepung beras mengalami kenaikan cukup terasa. Sebelumnya berada di kisaran Rp130.000 per dus, kini naik menjadi Rp140.000 hingga hampir Rp150.000 per dus. Sementara itu, harga tepung terigu juga mengalami kenaikan, dari sekitar Rp120.000 menjadi Rp130.000 per dus, meski harga jual per kilogram kepada konsumen masih dipertahankan di angka Rp12.000.

Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng kemasan. Ari menyebut, harga minyak goreng merek Rose Brand yang sebelumnya dijual Rp19.000 hingga Rp20.000 per bungkus, kini naik menjadi Rp22.000 hingga Rp23.000. Berbeda dengan minyak kemasan, minyak goreng curah justru mengalami sedikit penurunan harga.

BACA JUGA:Peringatan World Press Freedom Day 2026, Pers Diminta Jadi Pilar Demokrasi

“Kalau minyak curah katanya agak turun, tapi yang kemasan justru naik,” jelasnya.

Selain tepung dan minyak, beberapa produk turunan seperti mie instan, kerupuk, dan aci juga ikut mengalami kenaikan harga. Kerupuk, misalnya, kini dijual hingga Rp80.000 per dus dari sebelumnya Rp70.000–Rp75.000. Begitu juga dengan aci yang naik dari kisaran Rp120.000 menjadi Rp130.000 lebih per dus.

Meski harga kulakan meningkat, Ari mengaku tidak serta-merta menaikkan harga jual eceran kepada pembeli. Ia memilih menekan keuntungan agar dagangannya tetap terjangkau.

“Kalau jual per bijinya masih sama, paling ya kita kurangin untungnya sedikit,” katanya.

BACA JUGA:Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tekankan Pentingnya Perlindungan Hak Media

Untuk komoditas gula, Ari menyebut kenaikan tidak terlalu signifikan. Harga gula kemasan hanya naik tipis dari Rp18.000 menjadi Rp19.000 per kilogram.

Terkait ketersediaan barang, Ari memastikan stok sembako di pasaran masih aman dan tidak mengalami kelangkaan. Namun, ia berharap kenaikan harga tidak terus berlanjut.

“Stok barang sih aman, enggak langka. Cuma ya itu, harganya saja yang naik. Harapannya semoga enggak naik lagi,” pungkasnya.(Sagita Enjellina)

Tag
Share
Berita Lainnya