Mewisuda 38 Wisudawati SLS 1 Laskar Senja, Plt. Bupati Lampung Tengah Tegaskan Pentingnya Lingkungan Inklusif

 Mewisuda 38 Wisudawati SLS 1 Laskar Senja, Plt. Bupati Lampung Tengah Tegaskan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Mewisuda 38 Wisudawati SLS 1 Laskar Senja, Plt. Bupati Lampung Tengah Tegaskan Pentingnya Lingkungan Inklusif--Ist

LAMPUNG TENGAH, INFOWAW.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati LAMPUNG TENGAH, I Komang Koheri, mewisuda para wisudawati Sekolah Lansia Standar (SLS) 1 “Laskar Senja” Kecamatan Gunung Sugih, bertempat di Aula Balai Kampung Buyut Udik, Selasa, 20 Januari 2026.

Selain prosesi wisuda, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pengukuhan Jajaran Indonesia Ramah Lansia (IRL) Kabupaten Lampung Tengah.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Plt. Ketua TP PKK Lampung Tengah Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, Perwakilan Kepala BKKBN Provinsi Lampung, Direktur Representatif IRL Provinsi Lampung Fuadah Fahrudiana, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Lampung Tengah Dian Yamasanti, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lampung Tengah Josi Harnos, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung Tengah I Nyoman Gunadi Yasa Putra, Plt. Kepala Dinas Kominfotik Lampung Tengah Dina Tyagita Vidya, Direktur RSUD Demang Sepulau Raya Adi Tangkari, Direktur RSU Yukum Medical Center, Direktur RSU Mitra Mulia Husada, Camat Gunung Sugih Riza Aryansi beserta Forkopimcam, serta Kepala Kampung Buyut Udik.

BACA JUGA:Polres Mesuji Siapkan 5 Pos PAM dan Yan di Titik Strategis Jelang Operasi Ketupat Krakatau 2026

Plt. Kepala Dinas PP dan KB Lampung Tengah, Dian Yamasanti, dalam laporannya menyampaikan bahwa Wisuda Sekolah Lansia Laskar Senja merupakan wisuda sekolah lansia pertama di Kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026, dengan jumlah 38 orang wisudawan dan wisudawati.

“Ini adalah wujud semangat Program SIIDAYA – Lansia Berdaya, bagian dari Program Quick Win Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yang dilaksanakan dengan pendekatan keluarga dan komunitas. Melalui program ini, lansia didorong untuk tetap sehat, aktif, mandiri, smart, dan bermartabat, agar usia lanjut tetap menjadi fase kehidupan yang bermakna,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dian Yamasanti menjelaskan bahwa saat ini Kabupaten Lampung Tengah telah memiliki 11 sekolah lansia yang tersebar di berbagai kecamatan. Sekolah lansia bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang kebersamaan dan pemberdayaan, tempat para lansia tetap merasa dihargai serta memiliki peran di tengah masyarakat.

Ia juga menambahkan bahwa program sekolah lansia ini tidak didukung secara khusus oleh APBN maupun APBD, melainkan tumbuh dari semangat efisiensi, kolaborasi, dan gotong royong.

BACA JUGA:PSHT Cup ke-VII Tahun 2026 Ranting Seputih Mataram Resmi Dibuka, Siap Cetak Atlet Silat Berprestasi

“Namun kami percaya, urusan sosial yang dikerjakan dengan hati akan selalu menemukan jalannya,” tuturnya.

Sementara itu, Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menyambut baik keberadaan Sekolah Lansia tersebut. Ia menegaskan bahwa visi sekolah lansia adalah mewujudkan lansia yang smart (sehat, mandiri, aktif, dan produktif) serta bermartabat, dalam tujuh dimensi lansia tangguh secara utuh, sehingga tetap berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan negara.

“Saya mengucapkan selamat kepada 38 peserta wisuda lansia yang telah berhasil menyelesaikan pembelajaran yang diselenggarakan untuk menunjang kemampuan serta kemandirian para lansia di Kabupaten Lampung Tengah,” ujar Komang Koheri.

Menurutnya, sekolah lansia menjadi salah satu wadah penting dalam membentuk lansia yang tangguh dan mandiri, dengan mempelajari berbagai aspek kehidupan yang saling berkaitan, mulai dari fisik, sosial, psikologis, ekonomis, hingga spiritual.

BACA JUGA:Bantu Operasional LKS Sabilunajah, Plt. Bupati I Komang Koheri Salurkan Bantuan Beras

Tag
Share
Berita Lainnya