Bakpia Day ke-14 Usung Authentic Taste of Pathuk, Perpaduan Kuliner dan Keberagaman

Selasa 20-10-2026,09:16 WIB
Reporter : Faqih
Editor : Alvin Septian

Kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi promosi produk lokal. Kehadiran masyarakat dan wisatawan selama perayaan menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas.

Diramaikan Atraksi Seni hingga Tradisi Umbul Doa

Bakpia Day ke-14 tidak hanya berpusat pada kegiatan karnaval. Panitia telah menyusun sejumlah agenda pendukung yang berlangsung sepanjang Oktober 2026.

Dalam jadwal kegiatan, atraksi seni Andum Rasa tercantum pada Sabtu (17/10/2026) di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Agenda tersebut meliputi pembagian bakpia kepada pengunjung sekaligus mengajak masyarakat memberikan tanggapan mengenai cita rasa bakpia Patuk. Pertunjukan tari dan lagu Maha Karya Raja juga menjadi bagian dari konsep kegiatan tersebut.

Rangkaian berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Rabu (21/10/2026), melalui kegiatan podcast di Taman Bakpia.

Diskusi tersebut direncanakan menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah, pengusaha bakpia, akademisi atau tokoh masyarakat, hingga wisatawan mancanegara.

BACA JUGA:Pemkab Lampung Tengah Dorong Perusahaan Pahami Aturan Ketenagakerjaan dan Hak Pekerja

Salah satu warga negara Rusia yang tinggal di kawasan Ngampilan juga direncanakan ikut berbagi pengalaman mengenai kehidupan masyarakat setempat dan pengenalannya terhadap bakpia.

Pada hari yang sama, masyarakat dan para pelaku usaha bakpia akan menggelar tradisi Umbul Doa sebagai bentuk ungkapan syukur.

Kegiatan tersebut diisi dengan kirab Ulu Bekti oleh para pengusaha bakpia, penyematan tema atau logo kegiatan pada rangka gunungan, doa lintas agama, hingga pemotongan tumpeng.

Rangkaian tradisi ini sekaligus menjadi gambaran kuatnya nilai kebersamaan yang terus dijaga masyarakat Patuk di tengah keberagaman.

Bakpia Day ke-14 juga menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta.

Melalui penyelenggaraan tahun ini, panitia berharap kawasan Patuk semakin dikenal sebagai salah satu tujuan wisata kuliner yang memiliki kekhasan produk sekaligus kehidupan masyarakat yang kaya akan tradisi.

Perayaan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi pelaku usaha bakpia untuk terus memperkenalkan produknya, menjaga warisan kuliner lokal, dan memperkuat keberadaan industri bakpia Patuk di tengah perkembangan wisata kuliner Yogyakarta. (*).

Kategori :