Jogja Destination Wedding Fair 2026 Pertemukan Vendor dan WO, Bidik Kerja Sama Bisnis

Selasa 20-10-2026,09:11 WIB
Reporter : Faqih
Editor : Alvin Septian

YOGYAKARTA, INFOWAW.ID – Jogja Destination Wedding Fair (JDWF) 2026 menghadirkan konsep baru dalam penyelenggaraan pameran pernikahan di Yogyakarta. Kali ini, ajang tersebut tidak hanya menjadi tempat promosi berbagai layanan wedding, tetapi juga mempertemukan pelaku usaha melalui program business-to-business (B2B) matching.

Program yang digelar di Jogja City Mall, Yogyakarta, Jum'at (16/10/2026), mulai pukul 14.30 WIB itu mempertemukan penyedia venue, pelaku usaha kuliner, dan wedding organizer (WO) dalam satu forum bisnis. Pertemuan tersebut diharapkan membuka peluang kerja sama sekaligus memperluas jaringan pemasaran industri pernikahan.

Ketua Ikatan Pelaksana Pernikahan Tradisional Yogyakarta (IKAPPESTY), Dora Lina Bineri, mengatakan kegiatan dengan konsep table top business matching ini menjadi yang pertama digelar khusus untuk industri pernikahan di Yogyakarta.

Selama ini, menurut Dora, konsep serupa lebih banyak dijumpai dalam kegiatan bisnis sektor pariwisata, terutama pertemuan antara pihak hotel dan biro perjalanan wisata.

“Ini baru pertama kali ada di Yogyakarta, table top business matching B2B untuk industri pernikahan. Kami berusaha mempertemukan industri wedding dengan WO,” ujar Dora saat ditemui wartawan di sela-sela Jogja Destination Wedding Fair, Jum'at (16/10/2026).

BACA JUGA:10 Pejabat Eselon II di Pemkab Lampung Utara Resmi Dilantik

Libatkan Wedding Organizer dari Jakarta dan Jawa Tengah

Dalam kegiatan tersebut, tenant JDWF yang bergerak di bidang venue dan kuliner berperan sebagai seller atau penyedia layanan. Sementara itu, wedding organizer hadir sebagai buyer yang berpotensi menjalin kerja sama dengan para vendor.

Peserta WO yang diundang juga tidak hanya berasal dari Yogyakarta. Sejumlah pelaku usaha dari Jakarta dan Jawa Tengah turut dilibatkan untuk membuka kesempatan kerja sama yang lebih luas.

Dora mengungkapkan, salah satu alasan digelarnya kegiatan ini karena banyak penyedia venue, termasuk hotel, membutuhkan jaringan wedding organizer untuk memasarkan layanan mereka.

Sebelumnya, para pelaku usaha harus menghubungi satu per satu wedding organizer untuk memperkenalkan fasilitas maupun paket pernikahan yang ditawarkan.

Melalui konsep B2B matching, para vendor kini memiliki kesempatan bertemu langsung dengan sejumlah calon mitra dalam satu kegiatan. Dengan begitu, komunikasi bisnis dapat berlangsung lebih praktis dan terarah.

“Harapan kami, mereka bisa menambah jaringan dan mendapatkan lead dari rekan-rekan WO. Selanjutnya, mereka dapat melakukan follow-up, menjalin kerja sama, hingga membuat paket bersama,” jelasnya.

BACA JUGA:Subuh Keliling di Mesuji, Kapolres Ajak Warga Cegah Bullying hingga Laporkan Gangguan Kamtibmas

Buka Kesempatan Kerja Sama Antarvendor Pernikahan

Kategori :