Ia berharap informasi mengenai bahaya perlintasan liar tidak hanya disampaikan melalui kanal resmi perusahaan, tetapi juga diperluas melalui pemberitaan media serta kegiatan komunikasi komunitas dan influencer.
“Kami berharap sinergi yang terjalin dapat semakin memperkuat pesan keselamatan kepada masyarakat. Informasi yang disampaikan secara konsisten dan melalui berbagai kanal komunikasi diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik, terutama agar tidak membuka atau menggunakan perlintasan liar yang berpotensi membahayakan keselamatan,” jelasnya.
BACA JUGA:Wabup Umi Laila Buka Penetrasi Pasar di Pringsewu
KAI Tampung Masukan Terkait Layanan Perkeretaapian
Selain pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi yang melibatkan seluruh peserta. Dalam sesi tersebut, perwakilan media, komunitas, dan influencer mendapat kesempatan menyampaikan pandangan maupun usulan terkait pelayanan serta penyebaran informasi perkeretaapian.
Berbagai masukan yang muncul menjadi bagian dari komunikasi antara KAI dan para mitranya, terutama dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap perkembangan transportasi kereta api.
Melalui pertemuan ini, KAI juga ingin membangun hubungan yang lebih erat dengan pihak-pihak yang selama ini berperan dalam menyebarluaskan informasi perusahaan.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyampaian informasi layanan, tetapi juga berlanjut melalui kegiatan edukasi yang dapat mendorong masyarakat lebih peduli terhadap keselamatan di lingkungan perkeretaapian.
KAI berharap komunikasi yang terjalin dengan media, komunitas, dan influencer dapat terus diperkuat guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan, penyampaian informasi yang akurat, serta pengembangan transportasi kereta api di Indonesia. (*).