BANTUL, LAMPUIJO.CO.ID – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya pelatihan vokasi sebagai langkah untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja nasional. Keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri dinilai menjadi bekal utama bagi masyarakat dalam menghadapi persaingan di dunia kerja.
Yassierli mengatakan, pelatihan vokasi tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan praktis yang dapat diterapkan secara langsung di dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Hal itu disampaikannya saat meninjau pelaksanaan Program Pelatihan Vokasi Nasional di Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (7/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Yassierli menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya membuka akses pelatihan bagi masyarakat, baik untuk memperoleh keterampilan baru, mengembangkan keahlian yang sudah dimiliki, maupun mempelajari bidang pekerjaan yang berbeda.
BACA JUGA:Target Pengadaan Beras BULOG 2026 Terlampaui, Kanwil Yogyakarta Capai 108,52 Persen
“Pemerintah terus berkomitmen memfasilitasi masyarakat untuk melakukan skilling, upskilling, maupun reskilling,” ujar Yassierli.
Menurutnya, peningkatan kemampuan tenaga kerja perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki kompetensi yang sejalan dengan perkembangan dan kebutuhan dunia industri.
Pada pelaksanaan kali ini, sebanyak 96 peserta mengikuti pelatihan di Satpel PVP Bantul. Mereka mendapatkan pembekalan melalui tujuh bidang kejuruan yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan tenaga kerja sekaligus memberikan peluang bagi peserta yang ingin berwirausaha.
Yassierli menyambut baik keikutsertaan para peserta dalam program tersebut. Antusiasme mereka dinilai menunjukkan semakin besarnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keterampilan teknis sebagai modal memasuki dunia kerja.
Dengan bekal keahlian yang diperoleh selama pelatihan, peserta diharapkan lebih siap bersaing dalam memperoleh pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
BACA JUGA:Bupati Pringsewu Ajak Ormas Perkuat Sinergi dan Beri Manfaat Nyata untuk Masyarakat
Pelatihan Vokasi Mengacu pada Kebutuhan Industri
Program Pelatihan Vokasi Nasional yang diselenggarakan di Satpel PVP Bantul menyediakan tujuh bidang kejuruan dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja.
Pada bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), peserta dibekali keterampilan desain grafis dan office advance. Sementara itu, kejuruan Garmen Apparel memberikan pelatihan menjahit busana serta penggunaan mesin jahit industri.
Untuk bidang Tata Boga, materi yang diberikan mencakup pengolahan makanan dan pembuatan produk bakery. Adapun kejuruan Tata Kecantikan berfokus pada keterampilan tata rias dan penataan rambut.