Target Pengadaan Beras BULOG 2026 Terlampaui, Kanwil Yogyakarta Capai 108,52 Persen

Senin 12-10-2026,16:49 WIB
Reporter : Faqih
Editor : Alvin Septian

YOGYAKARTA, INFOWAW.ID – Perum BULOG mencatatkan capaian tertinggi dalam sejarah pengadaan beras nasional. Hingga 8 Oktober 2026, jumlah pengadaan melalui skema Public Service Obligation (PSO) telah mencapai 4.115.014 ton setara beras. Angka tersebut setara dengan 102,88 persen dari target pemerintah yang ditetapkan sebanyak 4 juta ton sepanjang tahun ini.

Realisasi tersebut melampaui capaian pengadaan pada 2025 yang tercatat sebesar 3.191.969 ton setara beras. Bahkan, jumlahnya juga melewati rekor sebelumnya pada 2012, ketika BULOG berhasil melakukan pengadaan sebanyak 3,65 juta ton.

Di balik pencapaian nasional tersebut, sejumlah kantor wilayah BULOG turut memberikan kontribusi melalui penyerapan gabah dan beras dari petani. Salah satunya adalah Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta, yang wilayah kerjanya mencakup Yogyakarta, Magelang, dan Banyumas.

Berdasarkan data hingga 8 Oktober 2026, penyerapan gabah dan beras di wilayah Kanwil Yogyakarta mencapai 212.612 ton setara beras. Jumlah itu melampaui target sebesar 195.919 ton, dengan tingkat realisasi mencapai 108,52 persen.

BACA JUGA:Bupati Pringsewu Ajak Ormas Perkuat Sinergi dan Beri Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh jajaran BULOG dengan berbagai pihak yang terlibat langsung dalam kegiatan penyerapan hasil panen petani.

Menurut Dedi, keberhasilan menembus angka 4 juta ton secara nasional merupakan hasil dari upaya pengadaan yang terus dilakukan di berbagai sentra produksi. Petugas BULOG juga terlibat langsung di lapangan untuk memastikan gabah dan beras petani dapat terserap.

"Capaian nasional lebih dari 4 juta ton setara beras yang memecahkan rekor tertinggi sepanjang BULOG berdiri ini bukan sekadar angka. Di baliknya ada kerja keras, dedikasi, dan semangat seluruh insan BULOG yang terus bergerak, turun langsung ke lapangan, mendampingi petani, serta memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik," ujar Dedi, Jum'at (9/10/2026).

Ia mengatakan, Kanwil Yogyakarta turut berperan dalam pencapaian tersebut. Hingga awal Oktober, realisasi penyerapan di wilayah kerjanya telah melampaui target yang ditetapkan untuk tahun 2026.

"Di wilayah Kanwil Yogyakarta sendiri, kita bersyukur dapat berkontribusi nyata dengan merealisasikan penyerapan sebesar 212.612 ton setara beras atau 108,52 persen dari target, per tanggal 8 Oktober 2026," katanya.

BACA JUGA:Puncak HUT ke-270 Kota Yogyakarta, WJNC 2026 Siapkan 450 Personel Pengamanan

Dedi menilai hasil tersebut merupakan buah dari koordinasi dan dukungan berbagai pihak, baik di tingkat pusat maupun daerah. Keterlibatan petani, penyuluh pertanian, kelompok tani, hingga mitra penggilingan menjadi bagian penting dalam kelancaran proses pengadaan.

Apresiasi juga disampaikan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, dan Badan Pangan Nasional. Selain itu, Dedi menyampaikan terima kasih kepada TNI serta pemerintah daerah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah yang ikut mendukung pelaksanaan penyerapan gabah dan beras.

"Capaian ini harus menjadi energi bagi Kanwil Yogyakarta untuk terus memberikan manfaat bagi petani, menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia," ungkapnya.

Sepanjang 2026, BULOG melakukan sejumlah langkah untuk memaksimalkan pengadaan gabah dan beras. Upaya tersebut antara lain memperkuat jaringan pembelian di daerah penghasil padi, menyiapkan kapasitas gudang penyimpanan, serta mempercepat penyerapan ketika memasuki musim panen.

Kategori :