30 Penyandang Disabilitas di Yogyakarta Dapat Bantuan Modal Usaha dari BULOG

Jumat 02-10-2026,12:46 WIB
Reporter : Faqih
Editor : Alvin Septian

YOGYAKARTA, INFOWAW.ID – Perum BULOG menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program BULOG Peduli RPK Mandiri. Program ini diwujudkan dengan memberikan dukungan usaha kepada penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta melalui pengembangan Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai sarana usaha sekaligus bagian dari penguatan distribusi pangan di masyarakat.

Sebanyak 30 penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta menerima bantuan modal usaha dengan nilai total mencapai Rp150 juta melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perum BULOG. Setiap penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp5 juta yang digunakan untuk mendukung pendirian maupun pengembangan usaha RPK.

Dukungan yang diberikan BULOG tidak hanya berupa modal usaha, tetapi juga dalam bentuk penyediaan berbagai kebutuhan awal operasional RPK. Bantuan tersebut meliputi komoditas pangan seperti beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu, serta perlengkapan pendukung berupa rak pajang, spanduk RPK, identitas BULOG, dan fasilitas usaha lainnya.

Program BULOG Peduli RPK Mandiri terlaksana melalui kerja sama dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi penyandang disabilitas, khususnya dalam mengembangkan usaha mikro dan bergabung sebagai mitra dalam jaringan RPK BULOG.

BACA JUGA:Sulpakar Resmi Jabat Pj Sekda Lampung Tengah, Diminta Jaga Integritas dan Pelayanan Publik

Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta Drs. Kadri Renggono, M.Si. yang mewakili Wali Kota Yogyakarta, Plt. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta Patricia Heny Dian Anitasari, S.H., M.Hum. beserta jajaran, perwakilan DPMPTSP Kota Yogyakarta, Sekretaris Perusahaan Perum BULOG Dhana Putra Prasetya, serta Wakil Pemimpin Wilayah BULOG Kanwil Yogyakarta bersama jajaran.

Melalui sinergi antara BULOG dan pemerintah daerah, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerima manfaat. Selain membantu menciptakan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas, keberadaan RPK Mandiri juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat serta mendukung ketahanan pangan di Yogyakarta.

Direktur Operasi Perum BULOG Andi Afdal menyampaikan bahwa program BULOG Peduli RPK Mandiri bukan sekadar pemberian bantuan modal, melainkan bagian dari upaya menciptakan perubahan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

"Harapan kita tentu saja ini memberikan manfaat secara sosial. Bukan hanya kepada yang bersangkutan, tetapi juga kepada masyarakat secara keseluruhan. Kita harapkan ada multiplier effect secara ekonomi, sehingga RPK ini juga dapat menjadi salah satu penyangga ketahanan pangan yang ada di Yogyakarta," ujar Andi, Kamis (1/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa BULOG juga memberikan perhatian terhadap keberlangsungan usaha para penerima manfaat. Setelah bantuan diberikan, BULOG bersama pemerintah daerah akan tetap melakukan pemantauan, pembinaan, serta memberikan pendampingan agar usaha RPK dapat berkembang secara optimal.

BACA JUGA:Semakin Melayani, KAI Daop 6 Yogyakarta Perkuat Komitmen Keselamatan dan Pelayanan

"Bukan satu kali kita berikan modal, kemudian kita tinggalkan begitu saja. Teman-teman dari BULOG bersama pemerintah daerah akan terus memberikan asistensi, akses, informasi maupun bantuan lain yang dibutuhkan, supaya mereka bisa terus bertahan dan mengembangkan usahanya," kata Andi.

Melalui program ini, para penerima manfaat memiliki kesempatan untuk menjalankan usaha penjualan produk pangan BULOG dengan dukungan akses pasokan yang lebih mudah dan harga yang kompetitif. Kehadiran RPK Mandiri diharapkan mampu memperluas jangkauan distribusi pangan hingga lebih dekat dengan masyarakat.

Menurut Andi, keberhasilan RPK yang aktif dan berkembang dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas serta menjadi contoh bahwa penyandang disabilitas juga mampu berperan dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

"Kami berharap RPK-RPK ini bisa terus berkembang dan aktif melakukan transaksi. Kalau ini bisa menjadi pilot project yang bagus, saya kira dapat menjadi contoh untuk dikembangkan di banyak tempat di Indonesia," ungkapnya.

Kategori :