JBM Kelurahan Tahunan Yogyakarta Diikuti 94 Siswa, Dorong Anak Rajin Belajar dan Bersosialisasi

Jumat 18-09-2026,10:30 WIB
Reporter : Faqih
Editor : Alvin Septian

YOGYAKARTA, INFOWAW.ID – Program Jam Belajar Masyarakat (JBM) yang digelar Kelurahan Tahunan, Kota Yogyakarta, terus berjalan untuk menanamkan kebiasaan belajar bagi anak-anak usia sekolah. Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan warga yang mendukung tumbuhnya budaya belajar sekaligus perkembangan karakter anak.

Lurah Tahunan, Fatwa Fathika SE MM, menyampaikan bahwa JBM tidak hanya menjadi wadah bagi anak-anak untuk meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga sebagai sarana membangun sikap sosial dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

"Target utama kami membentuk lingkungan dan perilaku kebiasaan belajar pada anak-anak usia sekolah di lingkup Kelurahan Tahunan," ujar Fatwa, Jum'at (11/9/2026).

Menurut Fatwa, kebiasaan belajar tidak dapat terbentuk secara instan, melainkan membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar. Dengan adanya suasana belajar yang kondusif, anak-anak diharapkan mampu mengatur waktu dengan lebih baik dan memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang bermanfaat.

BACA JUGA:Lahan Bengkok BUMDes Pujodadi Dipanen, Bupati Pringsewu Tekankan Pertanian Berkelanjutan

Selain aktivitas pembelajaran, program JBM juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam berkomunikasi serta berinteraksi dengan masyarakat di sekitarnya.

"Selain belajar, kami ingin mengembangkan perilaku sosialisasi anak-anak di lingkungan kota," kata Fatwa.

Kegiatan JBM Kelurahan Tahunan berlangsung setiap Senin hingga Kamis di Pendopo Kelurahan Tahunan, Yogyakarta. Program tersebut mulai dilaksanakan sejak Senin (7/9/2026) dan hingga Jum'at (11/9/2026) telah memasuki hari keempat pelaksanaan.

Selama pelaksanaan program, tercatat sebanyak 94 siswa mengikuti kegiatan belajar bersama. Mereka mendapatkan pendampingan dari dua tenaga pengajar serta dua pendamping JBM dari Kelurahan Tahunan.

"Peserta JBM mencapai 94 siswa, dengan dua guru pengajar dan dua pendamping dari Kelurahan Tahunan," jelas Fatwa.

Pelaksanaan JBM juga mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Dukungan tersebut diberikan melalui keterlibatan tenaga pengajar yang membantu proses pembelajaran peserta.

"Tenaga pengajar berasal dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta," ungkapnya.

Tidak hanya menyediakan tenaga pendamping, dukungan lain juga diberikan berupa fasilitas susu kotak bagi para peserta selama mengikuti kegiatan belajar bersama.

BACA JUGA:Rumah Warga Ludes Terbakar, Pujakesuma Lampung Barat Bergerak Salurkan Bantuan

"Fasilitas yang diberikan dinas berupa susu kotak untuk anak didik," tutur Fatwa.

Kategori :