BACA JUGA:Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Lakukan Penyiraman Jalan Utama
Sementara itu, puncak HUT ke-270 Kota Yogyakarta pada 7 Oktober 2026 akan ditandai dengan penyelenggaraan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC).
Event tersebut melibatkan kreativitas masyarakat dari 14 kemantren di Kota Yogyakarta. Masing-masing kemantren akan menampilkan atraksi yang menjadi bagian dari kemeriahan karnaval.
"Pada puncaknya akan banyak peserta yang mencerminkan 14 kemantren bersama atraksinya. Masyarakat diharapkan juga memahami dan menikmati rangkaian Wayang Jogja Night Carnival," kata Kadri.
Dua event utama lainnya yakni Custom Fest pada 10-11 Oktober 2026 dan Otentik City Rally yang dijadwalkan pada 25 Oktober 2026.
HUT Kota Yogyakarta Digelar Lebih Luas
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Hermawan mengatakan, konsep HUT ke-270 Kota Yogyakarta tahun ini dibuat lebih luas dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Jika sebelumnya kegiatan lebih banyak terkonsentrasi pada Wayang Jogja Night Carnival, tahun ini Pemkot Yogyakarta memperluas rangkaian kegiatan hingga satu bulan penuh.
"Kita ingin membedakan agar kita membangun hubungan kota Yogyakarta. Jadi selama satu bulan penuh, bahkan ada acara pendukungnya," tutur Wawan.
BACA JUGA:Warga Mesuji Diimbau Waspada Abu Vulkanik, Polisi Bagian Ribuan Masker di 16 Titik
Sejumlah kegiatan pendukung bahkan telah dimulai sejak September 2026. Di antaranya Festival Warga Kota Yogyakarta yang melibatkan 14 kemantren dan 45 kelurahan, Festival Kebudayaan, Kota Baru Heritage Film Festival, lomba kebersihan kampung dan sungai, Expo Karya Pemuda, Karnaval Pelajar, Jogja Harmony, Festival Layanan Publik, SMExpo, serta Festival Inovasi Jogja.
Wawan menilai keterlibatan masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta. Pemerintah kota ingin menjadikan hari jadi tersebut sebagai momentum bersama seluruh masyarakat.
"Sekarang justru kita mengharapkan acara ulang tahun Kota Yogyakarta ini diselenggarakan oleh semua masyarakat yang ada di Jogja," imbuhnya.
Selain event utama dan kegiatan pendukung, rangkaian HUT juga akan diisi sejumlah agenda kolaboratif seperti Kongkret Charity Riding, 270 Otentik Running, Jogja Golf Tournament, Youth and Innovation, serta kegiatan bersama komunitas, perguruan tinggi, dunia usaha, dan mitra pembangunan.
Pemkot Yogyakarta juga menggandeng berbagai pihak, antara lain KADIN, PT KAI, perbankan, pelaku retail, perhotelan, media, dan komunitas.
Kolaborasi tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penyelenggaraan event, tetapi juga program promosi dan diskon. PT KAI, misalnya, turut menyiapkan program promosi perjalanan menuju Yogyakarta. Sementara sektor retail, pasar, hotel, dan pusat perbelanjaan didorong memberikan berbagai penawaran selama rangkaian HUT berlangsung.