INFOWAW.ID - Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas keluar rumah.
Hal ini disampaikan Bupati Lamteng setelah melihat abu vulkanik yang diduga dari Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan di daerah Lampung Tengah dan sekitarnya.
"Semoga ini tidak berlangsung lama. Tapi sebagai antisipasi, saat ini kita harapkan masyarakat tetap tenang, dan senantiasa menggunakan pelindung baik masker atau kacamata saat berada di luar ruangan. Karena efek ke pernapasan dan pandangan mata sudah sangat terasa," ungkap Bupati saat dikonfirmasi radarmetro.disway.id, Sabtu malam, 05 September 2026.
Bupati menambahkan, upaya preventif menyikapi kondisi ini, diharapkan puskesmas dan Dinas Kesehatan untuk memberikan imbauan ke warga sekitar.
"Termasuk kepala kampung, camat untuk berperan aktif menginformasikan untuk menjaga kesehatan dan upaya preventif lain sehingga tidak menimbulkan masalah kesehatan berkelanjutan," tegasnya.
BACA JUGA:Infrastruktur Jalan Terus Dibenahi, Petani di Rawa Jitu Utara Mesuji Rasakan Dampak Nyata
Berdasarkan informasi dari aparat yang melaporkan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK), periode pengamatan 05 September 2026 pada rentang pukul 12:00-18:00 WIB, cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat laut. Suhu udara 27.4-28.1 °C dan kelembaban udara 69-70 %.
Secara visual, gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Erupsi menerus masih terekam, visual kolom erupsi tidak teramati.
Sementara itu untuk kegempaan, letusan jumlah 1 dengan amplitudo 70 mm, durasi 21600 detik.
Lalu terdengar suara gemuruh dan dentuman dengan intensitas lemah.
Saat ini, status GAK level III (Siaga). Rekomendasi untuk masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif. (Hermansyah)