PRINGSEWU, INFOWAW.ID – Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi dan Manajemen Risiko Tahun 2026 di Aula Utama Kantor Bupati Pringsewu, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung Agus Setiyawan, Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Sekretaris Daerah M. Andi Purwanto, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu.
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi kepada Inspektorat Kabupaten Pringsewu dan BPKP Provinsi Lampung atas terselenggaranya agenda strategis tersebut dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Menurut Riyanto, penguatan pengendalian intern bukan sekadar formalitas atau tanggung jawab Inspektorat semata, melainkan harus menjadi budaya kerja yang diterapkan di seluruh perangkat daerah. Ia menegaskan, perencanaan yang matang dan pengendalian internal yang baik merupakan fondasi penting untuk mewujudkan efisiensi, efektivitas, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset daerah, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
BACA JUGA: Anggaran Daerah Terbatas, Bupati Elfianah Andalkan Limbah Tol Trans Sumatra untuk Infrastruktur
“Kami menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan proaktif melakukan perbaikan pada berbagai area yang masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, nilai maturitas SPIP, Indeks Manajemen Risiko (MRI), dan Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) Kabupaten Pringsewu dapat terus meningkat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPKP Provinsi Lampung Agus Setiyawan mengatakan Kabupaten Pringsewu menjadi salah satu daerah prioritas yang didorong untuk meningkatkan kapabilitas pengendalian intern hingga minimal berada pada level 3.
Menurutnya, apabila target tersebut dapat tercapai, Kabupaten Pringsewu berpotensi menjadi salah satu daerah percontohan dalam penerapan pengendalian intern dan manajemen risiko bagi kabupaten/kota lainnya di Provinsi Lampung.