SLEMAN, INFOWAW.ID – Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman resmi memulai program Pemusatan Latihan Kabupaten (Pelatkab) sebagai langkah awal mempersiapkan kontingen menghadapi Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) XVIII Tahun 2027 yang akan berlangsung di Kulon Progo.
Peluncuran Pelatkab digelar di Lapangan Tenis Pemerintah Kabupaten Sleman, Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, didampingi Ketua Umum KONI Kabupaten Sleman, Haris Sutarta, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Makwan.
Ketua Umum KONI Kabupaten Sleman, Haris Sutarta, mengatakan Pelatkab 2026 merupakan tahap pertama dari rangkaian pembinaan menuju PORDA DIY 2027. Program ini akan berlangsung selama enam bulan, mulai Juli hingga Desember 2026, sebagai pondasi untuk meningkatkan kesiapan atlet menghadapi persaingan yang diprediksi semakin kompetitif.
Menurut Haris, sebanyak 1.399 orang terlibat dalam Pelatkab I, terdiri atas 1.265 atlet putra dan putri terbaik Kabupaten Sleman serta 134 pelatih.
BACA JUGA:Gubernur Lampung Perkuat Lumbung Pangan Mesuji Lewat Bantuan Bed Dryer
"Pelatkab I ini melibatkan total 1.399 peserta, terdiri atas 1.265 atlet putra-putri terbaik Kabupaten Sleman dan 134 pelatih. Pencanangan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi komitmen nyata untuk memulai pemusatan latihan secara intensif, terstruktur, dan terukur," ujar Haris.
Tak hanya berfokus pada peningkatan prestasi, KONI Kabupaten Sleman juga memastikan aspek perlindungan bagi atlet dan ofisial selama mengikuti program latihan. Untuk itu, pihaknya telah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan agar seluruh peserta Pelatkab memperoleh jaminan perlindungan kerja mulai Juli 2026.
"Seluruh atlet dan ofisial yang terlibat dalam Pelatkab akan kami daftarkan dan diberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan terhitung mulai Juli 2026," katanya.
Lebih lanjut, Haris meminta seluruh pelatih dan tim pendukung menerapkan metode pembinaan yang mengacu pada sport science. Ia menilai pendekatan tersebut penting agar perkembangan kemampuan atlet dapat dipantau secara objektif sekaligus membentuk mental juara.
Ia menegaskan target KONI Kabupaten Sleman pada PORDA DIY XVIII Tahun 2027 tidak hanya meningkatkan raihan medali emas, tetapi juga mempertahankan predikat juara umum untuk kelima kalinya secara beruntun.
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengapresiasi kesiapan KONI Kabupaten Sleman beserta seluruh pengurus cabang olahraga yang telah memulai proses pembinaan sejak dini. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga prestasi olahraga Kabupaten Sleman.
BACA JUGA:Tekan Inflasi, Pemkab Mesuji Hadirkan 1.800 Paket Sembako Murah di Brabasan
Danang menegaskan bahwa keberhasilan di ajang olahraga tidak bisa diraih secara instan. Prestasi, kata dia, lahir dari proses latihan yang disiplin, konsisten, dan penuh pengorbanan.
"Jangan lengah dan jangan cepat berpuas diri dengan capaian tahun lalu. Prestasi sejati lahir dari konsistensi, kedisiplinan latihan, dan pengorbanan. Jadikan Pelatkab ini sebagai kesempatan emas bagi para atlet untuk meningkatkan kemampuan fisik, taktik, teknik, serta memperkuat mental bertanding dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas," tegas Danang.
Melalui dimulainya Pelatkab 2026, Pemerintah Kabupaten Sleman bersama KONI Kabupaten Sleman berharap pembinaan atlet dapat berlangsung lebih terarah dan berkesinambungan. Program ini diharapkan mampu mengantarkan Sleman mempertahankan dominasinya di ajang PORDA DIY XVIII Tahun 2027 sekaligus mendorong peningkatan kualitas olahraga prestasi di Kabupaten Sleman. (Faqih).