Kandang Edukasi Albizoo Ramah Anak di Condongcatur Jadi Tempat Belajar Sekaligus Bermain

Kamis 28-05-2026,22:37 WIB
Reporter : Faqih
Editor : Alvin Septian

Kamituwa Condongcatur Al Thouvik Sofisalam, A.Md menilai keberadaan Kandang Edukasi Albizoo Ramah Anak menjadi salah satu bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan ramah anak di tengah semakin terbatasnya ruang bermain alami.

“Kandang Edukasi menjadi alternatif lain area bermain anak. Seiring bertambahnya laju penduduk, maka lahan pekarangan semakin menyempit sehingga tidak semua rumah tangga bisa memelihara hewan di rumahnya,” ungkapnya.

Menurut Al Thouvik Sofisalam, keberadaan kandang edukasi tersebut tidak hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran karakter, kepedulian terhadap lingkungan, dan media mendekatkan anak-anak dengan alam serta makhluk hidup.

“Dengan adanya kandang edukasi ini diharapkan anak-anak dapat mengurangi penggunaan gadget dan lebih banyak beraktivitas positif di luar rumah, bermain, belajar, dan berinteraksi langsung dengan hewan maupun lingkungan sekitar,” katanya.

Ia juga menilai Kandang Edukasi Albizoo mendukung program Condongcatur Ramah Anak sekaligus menjadi bukti nyata partisipasi masyarakat dalam menghadirkan ruang edukasi berbasis lingkungan.

“Semoga langkah ini menjadi bukti nyata partisipasi dan inisiatif masyarakat dalam berkontribusi menciptakan lingkungan yang ramah anak serta dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana Kabupaten Sleman dr. Novita Krisnaeni, M.PH menyampaikan apresiasi atas inovasi masyarakat Condongcatur dalam menghadirkan ruang edukasi berbasis lingkungan tersebut.

“Luar biasa mempunyai idenya, dan saya malah kepengin membuat seperti ini di desa saya,” ucapnya.

BACA JUGA:Polres Mesuji Sembelih 6 Sapi dan 13 Kambing di Hari Raya Idul Adha 1447 H

Ia menilai keberadaan Kandang Edukasi Albizoo sangat positif dalam mendukung program Kalurahan Ramah Anak dan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Sleman.

“Terima kasih dengan adanya Kandang Edukasi Albizoo ini dapat membantu mengurangi penggunaan gadget. Anak-anak bisa belajar langsung di lapangan, memberi makan hewan, bermain, dan berinteraksi dengan lingkungan secara nyata,” katanya.

dr. Novita Krisnaeni juga berharap ke depan kegiatan edukasi di Albizoo dapat dikembangkan dengan tambahan aktivitas menanam dan edukasi lingkungan lainnya sebagai bagian dari investasi generasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Mungkin ke depan bisa ditambah kegiatan menanam sehingga benar-benar bermanfaat bagi anak-anak kita sebagai investasi menuju Indonesia Emas Tahun 2045. Semua bisa dimulai dari sini,” tuturnya.

Ketua Paguyuban PAUD Condongcatur Reni Lestari mengatakan keberadaan kandang edukasi tersebut sangat bermanfaat bagi pendidikan anak usia dini.

“Prinsip belajar anak usia dini dimulai dari konkret ke abstrak. Dengan adanya kandang ini, anak-anak dapat belajar secara nyata tentang perkembangan makhluk hidup serta tema tumbuhan dan binatang,” jelasnya.

Menurut Reni Lestari, Kandang Edukasi Albizoo dapat dimanfaatkan sebagai lokasi outing class bagi lembaga PAUD, TK, maupun SPS di wilayah Condongcatur.

Kategori :