Rangkaian Waisak 2570 BE di DIY Padat Kegiatan, dari Donor Darah hingga Pelestarian Alam

Sabtu 09-05-2026,23:12 WIB
Reporter : Faqih
Editor : Alvin Septian

YOGYAKARTA, INFOWAW.ID – Hari Raya Waisak 2570 BE di Yogyakarta tahun ini berlangsung semarak melalui rangkaian kegiatan bertajuk Vesakha Sananda. Perayaan tidak hanya berfokus pada ritual keagamaan, tetapi juga diisi berbagai kegiatan sosial, lingkungan, pendidikan, hingga budaya yang melibatkan lintas elemen umat Buddha.

Pembimbing Masyarakat Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Pandu Dinata, mengatakan terdapat lebih dari 12 kegiatan yang digelar selama satu bulan penuh menjelang puncak perayaan Waisak.

“Dalam rangkaian Vesakha Sananda ini ada sekitar 12 sampai 13 kegiatan sosial dan spiritual yang dilaksanakan selama satu bulan menjelang Waisak,” ujar Pandu saat ditemui, Kamis (7/5/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghayatan Dharma dan karya bakti di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara. Umat Buddha dari berbagai daerah melakukan penghormatan kepada para pahlawan melalui upacara, tabur bunga, ziarah, serta aksi bersih-bersih area makam.

BACA JUGA:Serapan Gabah Tembus 76 Persen, BULOG DIY Tegaskan Komitmen Stabilitas Pangan

Selain itu, kegiatan sosial lain seperti donor darah, edukasi lingkungan melalui penuangan eco enzyme di Embung Tambakboyo, hingga aksi pelestarian alam turut menjadi bagian dari rangkaian Waisak tahun ini.

Pada 14 Mei 2026 mendatang, umat Buddha DIY akan menggelar kegiatan Tribuana Manggala Bakti yang diisi dengan pelepasan makhluk hidup, penanaman ratusan pohon, serta pertunjukan seni budaya sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan harmoni kehidupan.

Agenda intelektual dan kemanusiaan juga mewarnai rangkaian Waisak. Pada 20 Mei 2026 akan digelar lokakarya di Center for Religious and Cross-cultural Studies UGM disertai pemberian santunan kepada anak yatim piatu beragama Buddha.

Pada malam harinya, umat Buddha dari berbagai daerah akan mengikuti Gerakan Hening Nusantara, yakni meditasi bersama yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan dipusatkan di satu titik di masing-masing provinsi.

BACA JUGA:Kejari Kotabumi Tahan Kades Kedaton Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2022 - 2024

Menjelang puncak Waisak di Candi Borobudur, berbagai kegiatan rutin kembali digelar, termasuk bakti sosial kesehatan gratis yang diperkirakan melayani sekitar 15.000 pasien.

Ritual pengambilan air suci dan api suci juga akan dilaksanakan pada 29–30 Mei 2026 sebelum puncak perayaan Waisak di Borobudur. Pada momen pelepasan lampion malam Waisak, sejumlah pejabat tinggi negara dijadwalkan hadir dan Presiden RI disebut berpotensi menghadiri perayaan tersebut.

Meski tahun ini banyak lembaga menghadapi efisiensi anggaran, umat Buddha DIY tetap mampu menyelenggarakan seluruh rangkaian kegiatan secara mandiri melalui gotong royong dan dana swadaya.

“Kami membentuk panitia dari berbagai elemen umat Buddha, kemudian membuat proposal dan mengajak semua pihak berdonasi melalui CSR, komunitas maupun pribadi. Jadi seluruh dana ini murni dana mandiri,” kata Pandu.

Ia juga mengungkapkan, para ASN beragama Buddha di lingkungan Kementerian Agama menjalankan praktik Upawasa atau puasa selama 30 hari sebagai bentuk pengendalian diri sekaligus penggalangan dana sosial.

Kategori :