“Jurnalistik bukan sekadar menulis, tetapi bagaimana kita mengenali peristiwa dan menyampaikannya secara benar. Dari hal kecil inilah perubahan besar bisa dimulai,” ungkapnya.
BACA JUGA:Polda DIY Kawal Aksi May Day 2026 dengan Pendekatan Humanis
Lebih lanjut, ia mencontohkan perjalanan Najwa Shihab sebagai figur jurnalis nasional yang memulai karier dari proses belajar hingga menjadi sosok berpengaruh di media.
Selain itu, ia juga menyinggung pemikiran Muhammad Abduh yang menyebarkan gagasannya melalui tulisan dan menginspirasi KH Ahmad Dahlan dalam gerakan pembaruan Islam melalui Muhammadiyah.
Menurutnya, media yang baik majalah, radio, maupun platform digital memiliki peran penting dalam menyebarkan gagasan dan membangun peradaban. Oleh karena itu, pelajar perlu dibekali kemampuan literasi media sejak dini.
Ustadz Fauzi juga menyampaikan pesan kepada para orang tua bahwa keberhasilan anak tidak hanya diukur dari capaian akademik dan keagamaan semata. Ia menegaskan bahwa pendidikan berbasis pesantren menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi unggul.
“Kepada orang tua yang menginginkan anaknya berprestasi tidak hanya dari sisi akademik dan agama, PontrenMu menjadi salah satu kunci sukses, insyaallah dunia dan akhirat. Mengingat tinggal beberapa hari lagi penutupan penerimaan santri baru tahun ajaran 2026/2027 PontrenMu At-Tanwir Metro,” tutupnya.
Oleh: Jurnalis Pelajar At-Tanwir Metro
Editor: Heru Kiswoko