Penataan Bantaran Sungai Berlanjut, Pemkot Yogyakarta Bangun 900 Meter Jalan Inspeksi

Sabtu 18-04-2026,14:13 WIB
Reporter : Faqih
Editor : Alvin Septian

YOGYAKARTA, INFOWAW.ID -- Pemerintah Kota Yogyakarta akan melanjutkan pembangunan akses jalan tepi sungai atau jalan inspeksi di sejumlah titik pada tahun 2026. Pembangunan tersebut difokuskan pada tiga sungai utama, yakni Sungai Code, Sungai Winongo, dan Sungai Gajah Wong.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan bahwa pembangunan jalan inspeksi menjadi bagian dari upaya penataan kawasan bantaran sungai sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah. Pemerintah menargetkan akses jalan di sepanjang bantaran sungai dapat saling terhubung.

“Target tahun ini hampir satu kilometer jalan tepi sungai bisa dibangun agar dalam empat tahun ke depan dapat tersambung,” ujar Hasto saat ditemui, Selasa (14/4/2026).

Pembangunan tersebut dilakukan seiring dengan penataan permukiman warga menggunakan konsep mundur, munggah, madhep kali (mundur, naik, menghadap sungai), yang mendorong penyesuaian posisi bangunan agar lebih tertata dan aman dari risiko lingkungan.

BACA JUGA:Dua Kali Disomasi Tak Digubris, Pemilik RS Mulia Husada Lamteng Digugat Rp1,65 Miliar

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta, Umi Akhsanti, mengatakan bahwa pada 2026 pembukaan akses jalan tepi sungai ditargetkan sepanjang sekitar 900 meter. Lokasi pembangunan berada di bantaran Sungai Code wilayah Cokrodiningratan, Sungai Winongo di Pakuncen, serta Sungai Gajah Wong di Pandeyan.

“Selain penataan rumah, tahun ini kami juga fokus pada pembukaan akses di tepi sungai,” katanya.

Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman PUPKP, Sigit Setiawan, menjelaskan bahwa pembangunan jalan inspeksi merupakan bagian dari program penanganan kawasan kumuh dan menggunakan anggaran APBD Kota Yogyakarta.

Ia merinci, penataan bantaran Sungai Code di Cokrodiningratan dialokasikan sekitar Rp650 juta untuk penyesuaian bangunan dan Rp150 juta untuk pembukaan akses jalan. Sementara itu, pembangunan jalan di bantaran Sungai Gajah Wong wilayah Pandeyan dialokasikan sekitar Rp400 juta.

BACA JUGA:Apel Sabuk Kamtibmas Polres Metro Tekankan Sinergi Hadapi Berbagai Situasi Kontinjensi

“Diprioritaskan pada lokasi yang belum memiliki jalan inspeksi dan termasuk kawasan kumuh maupun rentan kumuh,” jelasnya.

Selain itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase PUPKP, Rahmawan Kurniadi, menyampaikan bahwa pembangunan juga dilakukan di wilayah Bener dan Pakuncen, masing-masing sepanjang sekitar 100 meter.

Anggaran yang disiapkan untuk pembangunan di Pakuncen sekitar Rp1,5 miliar dan di Bener sekitar Rp1 miliar. Pekerjaan direncanakan mulai paling lambat Agustus dan ditargetkan selesai pada November 2026.

Rahmawan menambahkan, jalan inspeksi memiliki fungsi tidak hanya sebagai akses mobilitas warga, tetapi juga untuk mendukung perawatan talut dan sungai serta melindungi kawasan permukiman di sekitarnya.

Pemerintah Kota Yogyakarta berharap pembangunan ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus memperkuat infrastruktur dasar di kawasan bantaran sungai. (Faqih)

Kategori :