IPNU-IPPNU Lampung Luncurkan Pusat Inkubator Bisnis UMKM

Selasa 14-04-2026,13:00 WIB
Reporter : Dinda Ayu Pratama
Editor : Alvin Septian

LAMPUNG, INFOWAW.ID – Dalam upaya mengoptimalkan bonus demografi dan mempersiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045, Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Provinsi Lampung menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) UMKM sekaligus meluncurkan program kewirausahaan strategis.

Mendorong Mentalitas Wirausaha di Era Bonus Demografi Arif Rahmat, narasumber dalam kegiatan tersebut, menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk mulai menumbuhkan minat berwirausaha daripada sekadar menjadi pencari kerja. Menurutnya, ketergantungan untuk menjadi pekerja dapat menjadi beban, sementara menjadi pengusaha justru membuka peluang untuk menarik tenaga kerja baru.

"Kita harus mengubah mindset para pelaku UMKM. Nikmati prosesnya, jangan hanya memikirkan hasilnya," ujar Arif Rahmat, Jum’at (10/04). 

Ia juga menyoroti tantangan terbesar bagi pelaku UMKM skala rumah tangga di Lampung, yakni penguatan mental dalam menghadapi fluktuasi bisnis yang tidak menentu. Melalui wadah organisasi seperti IPNU dan IPPNU, diharapkan para pelaku usaha muda dapat saling berkolaborasi dan menguatkan satu sama lain.

BACA JUGA:Petani Tebu Lega, Rekening PT PSMI Sudah Bisa Dipakai Lagi

Peluncuran Pusat Inkubator Bisnis Berbasis Pertanian, Senada dengan hal tersebut, Ketua PW IPPNU Provinsi Lampung, Nur Lailatu Qodriyah, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mendampingi kader-kader muda terjun ke dunia digital dan UMKM. Dalam kesempatan ini, IPPNU bersama IPNU dan Majelis Alumni (MA) IPNU resmi meluncurkan Pusat Inkubator Bisnis Berbasis Pertanian Modern dan Koperasi.

"Harapannya dengan adanya koperasi dan pusat inkubator ini, IPNU-IPPNU memiliki wadah untuk berkreasi di dunia bisnis, lapangan pekerjaan, maupun UMKM," ungkap Nur Lailatul.

Gen Z dan Tantangan Digitalisasi

Nur Lailatul juga menekankan peran krusial generasi Z (Gen Z) yang harus melek media dan digital agar tidak menjadi generasi yang gagap teknologi (gaptek). Ia menyayangkan jika media sosial hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak tepat, sehingga IPPNU hadir sebagai garda terdepan untuk memberikan sosialisasi pemanfaatan media yang bermanfaat.

Untuk menarik minat anggota, IPPNU Lampung secara rutin mengadakan berbagai pelatihan keterampilan, mulai dari pelatihan pembuatan tapis hingga kewirausahaan praktis. Pendekatan dilakukan berdasarkan minat kader, baik di bidang kuliner maupun jasa seperti tata rias.

BACA JUGA:MIN 3 Metro Maksimalkan Potensi Siswa Lewat Program Unggulan

"Banyak anak muda yang malu untuk berproses dan memulai. Kita dekati dari minat mereka, lalu kita berikan pelatihan yang jika dikembangkan bisa menjadi pemasukan bagi mereka," tutupnya.

Dengan adanya kolaborasi dan wadah inkubator bisnis ini, generasi muda di Provinsi Lampung diharapkan tidak hanya siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak UMKM yang inovatif dan mandiri. (Dinda ayu pratama)

Kategori :