BACA JUGA:Harga Plastik di Kota Metro Naik Tajam, UMKM dan Pedagang Tertekan
Di tengah penegasan pemerintah daerah tersebut, keresahan masih dirasakan sejumlah PPPK, khususnya berstatus paruh waktu, yang mengaku khawatir dengan ketidakjelasan status jangka panjang mereka.
Seorang PPPK tenaga teknis di lingkungan Pemkab Tubaba yang enggan disebutkan namanya mengaku mendengar isu mengenai pengurangan pegawai, meski belum ada kepastian resmi.
“Ada informasi soal pengurangan pegawai, tapi itu masih sebatas kabar. Untuk kepastian saya juga belum tahu,” tuturnya.
Keluhan serupa disampaikan pegawai lain berinisial S yang menyoroti belum jelasnya masa depan PPPK paruh waktu di tengah rencana pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
“Kita berharap ada penyesuaian kebijakan dari pemerintah pusat, sehingga kebutuhan aparatur tetap dapat dipenuhi tanpa mengganggu stabilitas keuangan daerah dan mengorbankan teman-teman PPPK terutama paruh waktu,” pungkasnya. (Rusman)