YOGYAKARTA, INFOWAW.ID — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X turun langsung meninjau pelayanan serta arus mudik Angkutan Lebaran 2026 di Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (18/3/2026) malam.
Kunjungan yang dilakukan sekitar pukul 20.40 WIB itu bertujuan memastikan kesiapan layanan di tengah meningkatnya mobilitas penumpang menjelang puncak arus mudik.
Di lokasi, Kapolri menerima pemaparan dari Executive Vice President (EVP) KAI Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo, mengenai kondisi terkini arus mudik dan balik, kesiapan operasional, hingga langkah pengamanan yang telah disiapkan.
Menurut Bambang, KAI Daop 6 telah melakukan berbagai antisipasi untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran tahun ini. Salah satunya dengan menambah 52 personel pengamanan dan 99 petugas prasarana di sejumlah titik.
BACA JUGA:14 UPZ Resmi Dibentuk di Condongcatur, Baznas Sleman Perkuat Pengumpulan Zakat
Kapolri menegaskan, Polri siap mendukung penuh kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran, khususnya di sektor transportasi kereta api.
“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian mudik berjalan aman dan lancar, sehingga masyarakat bisa bepergian dengan nyaman,” kata Listyo Sigit.
Ia juga memberikan apresiasi atas kesiapan KAI Daop 6 Yogyakarta dalam memberikan pelayanan kepada para penumpang.
Sementara itu, Bambang mengungkapkan adanya peningkatan jumlah penumpang dibandingkan tahun lalu. Pada Angkutan Lebaran 2026, volume penumpang tercatat naik sekitar 9 persen dibandingkan 2025.
BACA JUGA:DPRD DIY dan Sleman Serap Aspirasi Warga Condongcatur, Infrastruktur Jadi Prioritas
Selama delapan hari pelaksanaan, KAI Daop 6 Yogyakarta telah melayani 200.175 penumpang berangkat dan 200.315 penumpang tiba di wilayah tersebut.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang tetap mempercayakan kereta api sebagai pilihan transportasi selama Lebaran. Kami terus berupaya menjaga aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan,” jelas Bambang.
Dalam peninjauan itu, Kapolri bersama Gubernur DIY dan jajaran KAI juga menyempatkan diri berkeliling area stasiun. Mereka memantau langsung kondisi di lapangan sekaligus menyapa penumpang dan berbincang singkat.
Di sisi lain, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyebutkan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 22 Maret 2026 dengan jumlah kedatangan sekitar 28 ribu penumpang.
BACA JUGA: Antisipasi Lonjakan Pemudik, Pemprov Lampung Fokus Benahi Jalan Strategis