Audiensi KAI Daop 6 dan BNNP DIY, Fokus Ciptakan Lingkungan Kerja Bebas Narkotika

Senin 02-03-2026,13:00 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

YOGYAKARTA, INFOWAW.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta menerima kunjungan audiensi dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (BNNP DIY), Rabu (25/2/2026). Pertemuan yang berlangsung di Kantor KAI Daop 6 Yogyakarta itu menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN), khususnya di lingkungan pekerja perkeretaapian.

Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh EVP Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo dan Kepala BNNP DIY, Sulistyo Pudjo Hartono.

Bambang menegaskan, sebagai perusahaan transportasi publik dengan mobilitas tinggi, KAI memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan seluruh pekerja, terutama petugas operasional dan frontliner, terbebas dari penyalahgunaan narkotika.

“Sebagai perusahaan transportasi publik dengan mobilitas tinggi, KAI memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh insan perusahaan, khususnya pekerja dan frontliner, terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Sinergi dengan BNNP DIY ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat upaya pencegahan dan pengawasan secara berkelanjutan,” ujar Bambang.

BACA JUGA:Kampus Strategis Tanamkan Nilai Antikorupsi, KPK Tegaskan Pentingnya Pendidikan Integritas

Menurutnya, lingkungan kerja yang sehat dan bebas narkoba merupakan fondasi utama dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik.

Sementara itu, Sulistyo Pudjo Hartono menyampaikan apresiasi atas komitmen Daop 6 Yogyakarta dalam mendukung program P4GN. Ia menilai kolaborasi dengan KAI memiliki nilai strategis mengingat peran penting moda transportasi kereta api di wilayah DIY dan sekitarnya.

“Posisi KAI sangat strategis sebagai moda transportasi massal. Kolaborasi ini penting untuk meminimalisir potensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya di lingkungan kerja yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan publik,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan edukasi dan sosialisasi kepada pekerja dan frontliner, peningkatan kesadaran akan pentingnya ketahanan keluarga sebagai benteng utama pencegahan narkoba, hingga dukungan terhadap program rehabilitasi serta kebijakan internal perusahaan yang selaras dengan program P4GN.

BACA JUGA:Operasi KRYD Polres Bantul Sita Puluhan Botol Minuman Keras dari Penjual Ilegal

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menambahkan, langkah preventif menjadi kunci dalam menjaga integritas dan profesionalisme insan KAI.

“Keselamatan dan pelayanan prima kepada pelanggan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang sehat dan berintegritas. Melalui kolaborasi ini, kami berharap tercipta sistem pencegahan yang semakin kuat sehingga lingkungan kerja Daop 6 tetap aman, nyaman, dan bebas dari narkoba,” jelasnya.

Ia pun menegaskan bahwa kolaborasi ini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berkelanjutan melalui program-program konkret yang menyentuh seluruh lapisan pekerja. 

“Komitmen ini akan terus kami jaga sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam memberikan layanan transportasi yang selamat, aman, dan terpercaya,” pungkasnya. (Faqih).

Kategori :